Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»47 Penyair Indonesia Tulis Puisi Hadapi Pandemi, Bisa Didownload di Sini
Sastra

47 Penyair Indonesia Tulis Puisi Hadapi Pandemi, Bisa Didownload di Sini

By Redaksi7 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Cover buku Sesudah Zaman Tuhan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Menghadapi Covid-19, 47 penyair Indonesia mendedikasikan dirinya untuk melahirkan karya yang melukiskan berbagai momen puitik di tengah pandemi ini.

Harapannya tentu agar karya-karya tersebut dapat mewakili perasaan masyarakat dan bermanfaat bagi kemaslahatan orang banyak.

47 penyair ini berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Mereka membuat sebuah proyek antologi puisi nasional bertajuk Sesudah Zaman Tuhan.

Proyek antologi ini digagas oleh Anugrah Gio Pratama, seorang pemuda asal Lamongan yang kini tengah menempuh pendidikan di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.

Dalam proyek ini, Gio, sapaan akrab dari Anugrah Gio Pratama, dibantu oleh beberapa penyair yang namanya telah jauh lebih dulu dikenal di jagat kesusastraan Indonesia, seperti Isbedy Stiawan ZS, Aslan Abidin, Budhi Setyawan, Kiki Sulistyo, dll.

“Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut ambil bagian dalam proyek ini. Terima kasih atas kiriman karyanya, atas segala masukannya, atas kerjasamanya, atas segalanya. Sungguh, buku ini tanpa kalian akan terasa kurang,” ungkap Gio dalam kata pengantar buku tersebut. 

Proyek antologi ini telah berhasil mengumpulkan karya-karya penyair yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Harapan dari adanya proyek ini ialah masyarakat mampu mendapatkan asupan bacaan yang baik dan dapat mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang bermanfaat.

Nama-nama penyair yang berkontribusi dalam proyek ini, yaitu:

  1. Abi N. Bayan
  2. Akbar Rizky Sholeh
  3. Almer Kasa
  4. Angga Wijaya
  5. Anugrah Gio Pratama
  6. Arif P. Putra
  7. Aslan Abidin
  8. Bayu Hartendi
  9. Budhi Setyawan
  10. Daffa Randai
  11. Dahri Dahlan 
  12. Dedy Tri Riyadi
  13. Djefri Bantahari
  14. Emma Hanubun
  15. Erviana Hasan
  16. Fajar M. Fitrah
  17. Fitriawan Nur Indrianto
  18. Galeh Pramudianto
  19. Giovanni A. L Arum 
  20. Gody Usnaat 
  21. Herman RN 
  22. Herman Suryadi
  23. Hudan Nur
  24. Igir Al Qatari
  25. Inggrid Linda Hanna Pangkey
  26. Iqbal H. Saputra
  27. Irwan Segara 
  28. Isbedy Stiawan ZS
  29. Jafar Lantowa
  30. Jerome Marciano
  31. Khalish Abniswarin
  32. Kiki Sulistyo
  33. Maulidan Rahman Siregar
  34. Maria Rosse Lewuk
  35. Pringadi Abdi Surya
  36. Rahmadina
  37. Ramoun Apta
  38. Remon Sulaiman
  39. Riki Utomi 
  40. Sandi Firly
  41. Shella Rimang 
  42. Stebby Julionatan 
  43. Syaifuddin Gani
  44. Titan Sadewo
  45. Tri Hartati 
  46. Wahyu Toveng 
  47. Yoan S. Nugraha 

Antologi puisi bertajuk Sesudah Zaman Tuhan hadir dalam bentuk buku elektronik yang dapat dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat.

Adapun link untuk mengunduh antologi puisi ini adalah sebagai berikut: https://drive.google.com/file/d/1FuNFYb4wwYcX8_GU-_tWA7kcq9Cm_Hdc/view?usp=drivesdk

Selamat membaca. Semoga bermanfaat. Terima kasih. (VoN).

Antologi Puisi Anugrah Gio Pratama
Previous ArticleWarga Desa Colol Adu Mulut dengan Aparat saat Pembagian BLT
Next Article KPU Malaka Minta Tambahan Anggaran untuk Belanja APD

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.