Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»PADMA Dukung Dirkrimsus Polda NTT Usut Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah
HUKUM DAN KEAMANAN

PADMA Dukung Dirkrimsus Polda NTT Usut Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah

By Redaksi20 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gabriel Goa, direktur PADMA Indonesia (Foto: Isitmewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT- Lembaga  Hukum dan Ham Pelayanan Advokasi dan Perdamaian (PADMA), serta Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia mendukung Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda NTT, Kombes Pol  Yudi  Sinlaloe untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengadaan bibit bawang merah di Kabupaten Malaka.

Direktur Lembaga Hukum dan Ham PADMA sekaligus Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa dukungan tersebut lahir dari dasar pemikiran bahwa Kombes Pol Yudi sudah teruji komitmen dan integritasnya.

“Saya sangat mendukung total Dirkrimsus Polda NTT yang baru Kombes Pol  Yudi  Sinlaloe dalam  penegakan hukum tindak pidana korupsi  bawang merah Malaka karena beliau sudah teruji  komitmen dan integritasnya dalam pemberantasan human trafficking di NTT selagi menjadi Dirkrimum  Polda NTT,” ujar Gabriel dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Sabtu (20/06/2020).

Baca Juga: Penetapan Tersangka Kasus Bawang Merah Malaka Dinilai Cacat Hukum

Apalagi sebagai putra NTT, kata dia, Kombes Pol Yudi sudah teruji membela korban human trafficking, terutama anak-anak gadis keluarga petani dari kampung-kampung di provinsi itu.

“Selain NTT sebagai wilayah darurat human trafficking, ternyata NTT juga masuk wilayah darurat korupsi yang merampok hak-hak Ekosob rakyat miskin, akibatnya rakyat kecil terjebak jadi korban human trafficking,” terang Gabriel.

Menurut dia, Kombes Pol Yudi terpanggil untuk menyelamatkan NTT dari mafioso korupsi berjamaah.

Sebab itu, Gabriel mendukung total Dirkrimsus  Polda NTT dan jajarannya  dalam mengusut tuntas, serta memproses hukum dugaan tindak pidana korupsi di NTT.

Penuntasan tersebut bisa dimulai  dari kasus dugaan korupsi bawang merah Malaka.

Tak hanya itu, Gabriel juga mendesak Kajati NTT yang baru Yulianto agar serius memproses penegakan hukum tindak pidana  korupsi di NTT. Itu juga bisa dimulai dari kasus dugaan korupsi bawang merah Malaka.

Gabriel kemudian mengajak solidaritas lembaga-Lembaga agama, pegiat antikorupsi dan pers di NTT mendukung Dirkrimsus Polda NTT dalam penegakan hukum dugaan tindak pidana korupsi.

Berharap tidak hanya menyeret pelaku, tetapi juga aktor intelektual korupsi berjamaah kasus dugaan korupsi bawang merah Malaka.

“Kami yakin pak Yudi sebagai putra terbaik NTT sonde (tidak) mau NTT dicap wilayah darurat korupsi lagi ke depan,” tegas Gabriel.

Penulis: Ardy Abba

Bawang Merah Kabupaten Manggarai Polda NTT
Previous ArticleDiduga Hamili Putri Kandungnya, Seorang Pria di TTU Dibekuk Polisi
Next Article Tiga Pilar Penting untuk Menjaga Kawasan Konservasi

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.