Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati Geledah Kantor BPN NTT
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Kejati Geledah Kantor BPN NTT

By Redaksi19 Oktober 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur saat melakukan penggeledahan di kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional provinsi NTT, Senin, 19 Oktober 2020. (Foto: Vox NTT/Tarsi Salmon).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan penggeledahan dokumen di kantor wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (19/10/2020). 

Penggeledahan itu terkait kasus penggelapan lahan seluas 30 hektar milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) yang terletak di Keranga, Toro Lema Batu Kalo, Kecamatan Komodo.

Baca: Tim Penyidik Kejati NTT Geledah Kantor Bupati Mabar, Dula: Tidak Usah Tanya

Pantauan VoxNtt.com, penggeladahan dipimpin langsung Kepala Seksi Penyidikan (Kasi Dik) Kejati NTT, Kundrat Mantolas bersama beberapa tim Penyidik lainnya.

Adapun sejumlah ruangan yang diperiksa yaitu, ruangan Kepala Bidang Hubungan Hukum Pertanahan, ruangan Seksi Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dan sejumlah ruangan lainnya di kantor itu.

Hingga berita ini diturunkan, tim Penyidik dari Kejati NTT masih melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan.

Penulis: Tarsi Salmon

Edito: Boni J

Kejati NTT Keranga Kota Kupang Pertanahan NTT
Previous ArticleSoal Pohon Mati, Hariadi: Kami Dibayar  untuk Pohon yang Hidup, Bukan Mati
Next Article Paket IE RAI Siap Benahi Pembangunan di Sabu Raijua

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.