Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Perbedaan Pilihan Bukan Ancaman
Pilkada

Perbedaan Pilihan Bukan Ancaman

By Redaksi14 Desember 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kornelis Dola
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Pilkada Manggarai telah berlangsung pada 9 Desember 2020. Data yang diperoleh dari laman KPU Kabupaten Manggarai, pasangan Herybertus G.L Nabit dan Heribertus Ngabut (Hery-Heri) unggul 97.889 suara (60,8%) atas pasangan incumbent Deno Kamelus dan Victor Madur (Deno-Madur), yang memperoleh 63.227 suara (39,2%). 

Data tersebut terhitung hingga 14 Desember 2020 dengan total 652 dari 696 TPS atau 93,68% suara masuk.

Meski KPU Kabupaten Manggarai belum melakukan pleno perhitungan suara, namun pasangan Hery-Heri dipastikan menang dan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Manggarai periode 2020-2025.

Mantan bakal calon Bupati Manggarai Kornelis Dola ikut berkomentar seputar hasil Pilkada Manggarai tersebut.

“Siapapun yang diputuskan pada saat pelantikan nanti maka itu yang terbaik bagi kita. Bapa Hery Nabit dan Bapa Heri Ngabut adalah Bupati kita semua dan kita semua adalah rakyatnya,” komentar Kornelis dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Senin (14/12/2020).

Menurut Dola, perbedaan pilihan pada Pilkada Manggarai beberapa waktu yang lalu bukan merupakan ancaman, tetapi lebih dilihat sebagai kekayaan intelektual dan kekayaan karakter. 

Dalam Pilkada, lanjut dia, masyarakat Manggarai sangat mengedepankan keharmonisan, persatuan dan kedamaian. 

“Pilkada Manggarai sangat dipengaruhi oleh transparansi informasi. Berita terkait Pilkada, apa itu visi misi, strategi, kelebihan kandidat dan lain-lain cepat beredar di masyarakat dan selanjutnya mereka jadikan ini sebagai pertimbangan untuk menentukan pilihan,” terangnya.

Menurut pensiunan PNS di Matim itu, kemenangan Pilkada biasanya karena kelebihan cara, strategi dan taktik. 

Strategi dan taktik oleh lawan hampir dianggap sebagai kecurangan. Meski begitu, kata dia, ketika strategi dan taktik itu tidak melawan hukum, maka tentu saja dianggap lumrah. 

“Suara hati masyarakat Manggarai sulit ditentukan. Istilah Manggarai Bea Mu’u Eta, Ngampang Nai Wa. Intensitas kunjungan, pendekatan  dan pelayanan kita tidak menjadi jaminan bahwa mereka ada di pihak kita,” ujar tim sukses paket Deno-Madur itu.

“Ego wilayah bukan menjadi  jaminan untuk kemenangan. Oleh perkembangan teknologi dan  kemajuan infrastruktur jalan dan listrik, daerah kita menjadi daerah terbuka, istilah Manggarai Beo Baling Salang, Salang Baling Beo, setiap saat mudah dipengaruhi oleh siapa saja,” tutup Dola (VoN)

Kabupaten Manggarai Kornelis Dola
Previous ArticleMaya Gustina: Kalau Ada Oknum Kami yang Korupsi Silakan Lapor Lewat WBS BPOM
Next Article BKH Minta Vaksin Covid-19 Diberikan Gratis untuk Rakyat

Related Posts

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.