Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Satu ASN di Matim Positif Covid-19, Boni: Dia Sudah Dilakukan Karantina Sejak Dini
KESEHATAN

Satu ASN di Matim Positif Covid-19, Boni: Dia Sudah Dilakukan Karantina Sejak Dini

By Redaksi9 Januari 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis Kominfo Manggarai Timur, Bonifasius Sai. (Foto: Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial GAM yang bekerja di lingkup Sekretariat Daerah Manggarai Timur (Matim) dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Matim, Bonifasius Sai.

Boni mengatakan, salah satu ASN tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mendapatkan hasil pemeriksaan PCR dari Rumah Sakit Prof. W.Z. Johannes Kupang pada 8 Januari 2021.

“Selamat pagi teman-teman media terkait salah satu ASN di Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur dapat kami jelaskan bahwa sesuai hasil pemeriksaan PCR dari Rumah Sakit Prof. W.Z Yohanes Kupang yang kami terima tanggal 8 Januari 2021 dengan hasilnya positif Covid-19,” tulis Boni dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Sabtu (09/01/2021) pagi.

Ia mengaku, ASN tersebut sudah dilakukan karantina sejak dini pasca ia diketahui reaktif berdasarkan rapid test antigen.

Pada saat itu pula, lanjut Boni, pihaknya melakukan rapid test bagi orang atau teman yang kontak erat dengan ASN tersebut.

Di tempat ASN mengabdi pun telah dilakukan rapid test bagi rekan kerjanya.

“Hasil rapid antigen untuk teman yang kontak erat dan keluarga dengan hasil negatif,” terang Boni.

Ia menambahkan, hingga kini total warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Matim ada empat (4) orang. Satu (1) di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara tiga (3) lainnya masih dalam perawatan.

Boni mengatakan, pemerintah tetap mengharapkan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan patuh melaksanakan 3 M, yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Penulis: Leo Jehatu
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim Virus Corona
Previous ArticlePenyelidikan Laporan Dugaan Penggelapan Tanah Gereja Belum Tuntas, Laurensius: Saya Merasa Tidak Nyaman
Next Article Prestasi PDAM Ende Setahun, Saldo Akhir Naik 250 Juta dari 5 Juta Tahun 2019

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.