Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Siswi SMP di Amarasi Timur Tewas Tenggelam
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Siswi SMP di Amarasi Timur Tewas Tenggelam

By Redaksi21 Maret 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Oelamasi, Vox NTT-Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di RT 18, RW 05, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang tewas tenggelam di sungai, Sabtu (20/03/2021) sore.

Dalam rilis Polres Kupang yang diterima VoxNtt.com, Minggu (21/03/2021) siang, diketahui korban bernama Rini Tiran. Remaja berumur 14 tahun itu masih berstatus pelajar SMP kelas VIII.

Insiden tersebut berawal sekitar pukul 15.00 Wita, saksi Elisabet Notti (13) bersama teman-teman sebayanya berjumlah 4 orang hendak pergi mencari kayu api.

Saat pulang mereka melewati sungai. Di sungai, korban lantas mengajak teman-temannya untuk mandi.

Saksi dan korban mandi ke arah lebih dalam. Saat bersamaan tiba-tiba korban mendorong saksi ke tempat yang lebih rendah.

Saat itu saksi mengira korban menyelam. Sebab itu, saksi menanti kapan korban muncul ke permukaan.

Nahasnya, setelah menunggu beberapa saat korban tidak kunjung muncul. Saksi kemudian menanyakan kepada ketiga temannya apakah melihat korban.

Salah satu teman bernama Melvin yang adalah adik kandung korban lantas menjawab tidak melihat.

Mereka selanjutnya langsung keluar dari air kemudian berlari ke arah rumah korban. Di sana, mereka memberitahukan kepada ibu kandung korban.

Mendengar itu, ibu korban langsung menuju sungai dan diikuti sejumlah warga yang lain.

Mereka membantu mencari korban. Sekitar pukul 17.00 Wita korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumahnya untuk disemayamkan.

Masih dalam rilis itu, polisi menyebut keluarga korban tidak mau jenazahnya diotopsi.

Keluarga beralasan anak mereka murni meninggal karena tenggelam dan terbawa arus kali saat berenang dengan temannya.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Polres Kupang
Previous ArticleKerap Bermasalah, Warga Minta PT Nunu Rada Bata Diberi Hukuman
Next Article Kades Pong Ruan Resmikan TBM

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.