Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dua Anaknya Diduga Dianiaya Sekelompok Pemuda Asal Sumba di Oesapa, Rosdiana Lapor ke Polisi
HUKUM DAN KEAMANAN

Dua Anaknya Diduga Dianiaya Sekelompok Pemuda Asal Sumba di Oesapa, Rosdiana Lapor ke Polisi

By Redaksi17 Desember 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rosdiana Aleo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Air mata Rosdiana Aleo, warga RT 16, RW 06, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, masih mengalir. 

Dengan isak tangis, ia masih setia menunggu anaknya Steven Narakaha di depan Kantor Polresta Kupang Kota.

Steven diduga dianiaya oleh sekelompok pemuda asal Sumba di sekitar Sekolah Luar Biasa (SLB) Oesapa, Jumat (17/12/2021) pagi.

“Dia sedang cerita dengan temannya, tiba-tiba sekelompok pemuda asal Sumba datang lalu menganiaya dia.  Lihat dia mereka undang lagi kawan-kawan lalu kejar dia dan pukul sampai masuk di SLB situ,” cerita Rosdiana sambil menyeka air mata, Jumat siang.

Ia menjelaskan kejadian bermula saat adik Steven, Rio Narakaha , sekitar pukul 08.30 Wita mengendarai sepeda motor dari arah belakang Kampus STIM.

“Jalan beriringan, hampir mau baku senggol di depan SLB. Itu anak sumba tanya kenapa, terus Rio  jalan terus sampai tambal ban, ia lalu berhenti dan bercerita dengan temannya,” katanya.

Secara tiba-tiba, demikian Rosdiana, dua pengendara yang diduga mahasiswa asal Sumba memukul Rio menggunakan helm beberapa kali hingga jatuh.

“Itu anak sumba pukul pakai helm. Mereka teriak Rio kena pukul. Saya lihat Rio ada kena pukul pakai helm satu orang lagi tendang saat Rio sudah jatuh,” ujarnya.

Meski sempat dilerai oleh beberapa warga yang datang, rupanya dua terduga pelaku masih menelepon beberapa rekannya untuk datang ke lokasi kejadian.

“Setelah itu mereka undang teman lagi yang  datang belasan orang. Mereka datang bawa parang dan kayu lalu maki-maki di situ. Lalu teriak-teriak. Saya sempat dicaci maki oleh mereka,” pungkasnya.

Menurut Rosdiana, kedua anaknya sudah melapor secara resmi di polisi. Rio Narakaha, sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Kelapa Lima, sesaat usai kejadian.

Sedangkan kakaknya, Steven Narakah, melaporkan kejadian itu ke Polres Kupang Kota. Hingga pukul 13.00 Wita, Steven masih menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang ditemani oleh beberapa anggota polisi.

“Biar lebih aman lebih baik urusan ini ditangani kepolisian. Saya takut karena mereka ancam bakar kios saya kan jualan di dekat situ jadi saya takut,” jelas Rosdiana.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Kupang Polresta Kupang
Previous ArticleMenabung di Bank NTT sama dengan Membangun NTT
Next Article Brigpol J Bantah Aniaya Warga, Kapolres Mabar: Kalau Terbukti Sel, Tahan, Copot

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.