Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kejari TTU Tengah Selidik Proyek 6 Miliar di BPBD
HUKUM DAN KEAMANAN

Kejari TTU Tengah Selidik Proyek 6 Miliar di BPBD

By Redaksi12 Mei 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari TTU Robert Jimmy Lambila saat ditemui wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Kejaksaan Negeri TTU saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan 7 paket tembok penahan.

Ke-7 paket proyek tembok penahan yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten TTU itu menghabiskan anggaran senilai Rp6 Miliar pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun anggaran 2020.

“Penyelidikan ini dilakukan karena ada laporan pengaduan dari masyarakat terkait adanya kerusakan pada tembok penahan yang baru dikerjakan tahun 2020 itu,” jelas Kejari TTU Robert Jimmy Lambila saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/05/2022).

Robert menegaskan, proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya tersebut tidak semata-mata mengedepankan tindakan represif kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Melainkan lebih kepada upaya pencegahan agar tidak terjadi kerugian negara dalam proyek tersebut.

Sehingga jika dalam prosesnya penyelidikan nanti, lanjutnya, ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan atau pun kerusakan maka kontraktor akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan.

“Yang kita kedepankan itu soal asas manfaat, sehingga kalau ada kekurangan volume atau kerusakan kita akan beri kesempatan untuk dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2020 Pemkab TTU melalui BPBD melakukan pembangunan tembok penahan sungai yang terletak di 7 titik.

Itu yakni proyek tembok penahan tebing di kali Milana desa Oerinbesi yang dikerjakan oleh CV.JY dengan pagu anggaran Rp724.856.000. Tembok penahan di kali Seombam desa Maubesi dengan pagu anggaran Rp694.100.000 yang dikerjakan CV Impian Bersama.

Tembok penahan di kali Oekui Desa Maurisu yang dikerjakan CV Partner Abadi dengan apgu anggaran Rp700.700.000 Pengaman tebing di kali Bikomi kelurahan Benpasi dengan pagu anggaran  Rp998.800.000 oleh CV Permata Hati.

Pengaman tebing di kali Boronubaen desa Boronubaen oleh CV Kasih Jaya dengan pagu anggaran Rp660.000.000. Pengaman tebing di kali Matabesi, Desa Matabesi dengan pagu anggaran Rp932.800.000 oleh CV Mega Asyera. Serta pengaman tebing di kali Oesena Desa Oesena dengan pagu anggaran Rp369.600.000 oleh CV Gratia.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

BPBD TTU Kejari TTU TTU
Previous ArticlePMKRI Kecam Tindakan Represif Aparat Keamanan di Papua
Next Article Asas Solidaritas Wawasan Nusantara: Memperkokoh Persatuaan dan Kesatuan

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.