Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Belum Ada Kepastian Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka, Kapolda NTT Disoroti
HUKUM DAN KEAMANAN

Belum Ada Kepastian Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bawang Merah Malaka, Kapolda NTT Disoroti

By Redaksi6 Agustus 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gabriel Goa, Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia dan Hasnu Ketua Advokasi, Politik Anggaran dan Riset Kompak Indonesia saat mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Jalan Kuningan Persada, Jaksel pada Senin (20/12/2021)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia menyoroti kinerja Kapolda NTT Irjen Setyo Budiyanto dalam penanganan kasus dugaan korupsi bawang merah Malaka.

Ketua Kompak Indonesia Gabriel Goa menegaskan, kasus dugaan korupsi bawang merah Malaka belum ada kepastian hukum. Bahkan ia menduga kuat kasus tersebut “dipetieskan”.

Hal ini tentu saja menimbulkan ketidakpercayaan publik NTT dan nasional terhadap kinerja Kapolda NTT yang adalah mantan Deputi Penindakan KPK RI.

Sebab itu, ia mendesak KPK RI untuk melakukan supervisi bahkan mengambil alih penanganan dugaan tindak pidana korupsi bawang merah di Malaka yang “diesbatukan” Polda NTT.

Puji Kapolres Malaka

Di sisi lain, Gabriel memuji upaya Polres Malaka di bawah kepemimpinan AKBP Rudy Ledo membongkar dugaan kuat tindak pidana korupsi di lingkup Dinas Pertanian Malaka di bawah kepemimpinan Simon Nahak yang sebelum menjadi Bupati Malaka getol sekali mau berantas praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di kabupaten itu.

“AKBP Rudy Ledo kami kenal baik berhasil membongkar jaringan tindak pidana perdagangan orang,” ujar Gabriel kepada VoxNtt.com, Sabtu (06/08/2022).

Menurut dia, keberanian dan integritas Kapolres Malaka diuji dan dikawal publik baik NTT maupun nasional dalam mengusut tuntas dan memproses hukum pelaku dan aktor intelektual tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pertanian Malaka.

Sebab itu, kata dia, Kompak Indonesia mendukung total Kapolres Malaka bekerja sama BPK RI dan KPK RI dalam mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku dan aktor intelektua di balik dugaan tindak pidana korupsi dana 2,7 miliar di lingkup Dinas Pertanian setempat.

Gabriel juga mengajak solidaritas pegiat antikorupsi, baik di NTT dan nasional berkolaborasi dengan pers membongkar tuntas dan memproses secara hukum terhadap pelaku dan aktor intelektual di balik dugaan tindak pidana korupsi di Malaka, yang adalah salah satu kantong migrasi ilegal dan human trafficking.

Penulis: Ardy Abba

Bawang Merah Gabriel Goa Kompak Kompak Indonesia Polda NTT
Previous ArticleResmi Hadir di TTU, KKRC Siap Ubah Mindset Warga tentang Moge
Next Article Sanggar Bengkes Nai, Sebuah Wadah Belajar, sekaligus Ikut Melestarikan Seni dan Budaya Manggarai

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.