Borong, Vox NTT- His dream is getting embedded. He penetrated the noise of the town, want to feel the sun’s heat and embers. He did not know when he was born. But he is a “brave man” who stepped on the hard life of the capital city. He has a hope. As usual, Antonius Tamat, worked splitting stones on the roadside to Lehong, Borong Sub district, East Manggarai (Matim) Regency, Flores, East Nusa Tenggara (NTT) Province. When met by VoxNtt.com, Thursday, March 14, 2019 afternoon, Antonius was burning the large stones. At that time he looked different. He smiled. “Now…
Penulis: Redaksi
Borong, Vox NTT-Pembabatan Puar (hutan) Wae Sele di Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) pada 02 Februari lalu memang tidak didahului ritual adat. Meski demikian, acara itu tetap dilakukan pada Kamis 07 Maret 2019. Nama ritual itu adalah Kelas. Kelas di kalangan masyarakat manggarai pada umumnya adalah ritual kenduri, atau upacara penghormatan bagi arwah orang yang telah meninggal. Hutan Wae Sele oleh masyarakat kampung sekitar, dipercaya sebagai tempat tinggal leluhur mereka. Upacara kelas penting dilakukan, sebagai bentuk penghormatan kepada kayu-kayu atau pepohonan yang sudah ditebang itu. Selain penghormatan, upacara kelas juga sebagai ungkapan permohonan maaf kepada para penghuni…
Soe,Vox NTT-Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh tim identifikasi Kepolisian Resort (Polres) Timor Tengah Selatan (TTS) menyebutkan kematian bocah Alvano Tuke (8) di Desa Hane, Kecamatan Batuputih akibat kesetrum listrik. Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polres TTS, Iptu Jamari kepada VoxNtt.com, Sabtu (16/03/2019) siang. “Tim identifikasi langsung turun ke TKP. Hasil koordinasi keluarga korban dalam hal ini kedua orangtua adalah, menerima peristiwa itu dan tidak ada proses hukum,” jelas Jamari. Dijelaskan Kasatreskrim, korban Alvano Tuke adalah siswa SD Kelas 1, beralamat di lRT 003/ W 001, Desa Hane, Kecamatan Batu Putih, TTS Berdasarkan hasil olah TKP Polres TTS, menunjukkan, Jumat…
Mbay, Vox NTT- Kebakaran gedung asrama dan tiga bangunan kelas SMPN 1 Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo diduga akibat arus pendek listrik. Kebakaran pada Sabtu (16/3/2019), sekitar pukul 14.00 Wita itu telah meludeskan gedung yang selama ini menyimpan barang-barang bekas. Api juga merambat ke tiga ruangan kelas. Ketiganya yakni, kelas 9A, 9B, dan 9C. Beruntung, api dengan cepat dipadamkan warga. Sehingga ketiga ruangan kelas tersebut tidak ludes rata tanah. Kapolsek Nangaroro, Ipda Abubekar Le mengaku tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil bisa ratusan juta rupiah. Menurut keterangan saksi Paskalis Dhawe (39) yang diperoleh Polisi, api pertama…
Kupang, Vox NTT-Beberapa tahun terakhir, tepatnya sejak tahun 2015 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dibanjiri Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri. Selain dari luar negeri, banyak pula pekerja asal NTT di daerah lain yang pulang tak bernyawa. Hal itu diungkapkan, Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Mery Kolimon. Pdt. Mery mengungkapkan hal itu di Kantor GMIT, Kamis (14/3/2019). “Tahun 2015 misalnya, kami mencatat 24 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pulang dalam keadaan meninggal, 2016 catatan kami dia meningkat lebih dari dua kali lipat dari 24 orang, 2017 62 orang, dan tahun 2018 itu catatan kami 105…
Mbay, Vox NTT-Gedung dan Asrama SMPN 1 Nangaroro, Kabupaten Nagekeo ludes terbakar si jago merah, Sabtu (16/3/2019), sekitar pukul 14.30 Wita. Dugaan sementara gedung dan asrama tersebut terbakar karena korsleting listrik. Kapolsek Nangaroro, Ipda Abubekar Le membenarkan adanya peristiwa kebakaran itu. “Untuk sementara kita masih ditempat kejadian perkara (TKP) dan sementara ambil keterangan. Sementara warga masih melakukan pemadaman api dengan alat seadanya,” kata Abubekar saat dihubungi VoxNtt.com. Ia sendiri belum memastikan apakah ada korban jiwa di balik insiden kebakaran tersebut. Penulis: Arkadius Togo Editor: Ardy Abba
*) Puisi-Puisi Ipin Doke Doa Sekelopak Bunga Hari ini masih ada malam. Dalam rahasia gulitanya, disembunyikannya kecantikan kelopak bunga itu. Ada seekor kumbang Di sisi yang berjauhan dari bunga teduh itu. Dalam hatinya ia menggerutu, “tidak ada yang lebih tega dari malam. Ditindasnya bunga yang tak berdaya dengan kepekatannya.” Diam-diam bunga itu berdoa, “Terima kasih Dikau yang menciptakan malam, padanya Kau titipkan terang yang besok terpancar dari kelopakku. Terima kasih Dikau yang menciptakan malam, padanya kau hembuskan keharuman doa yang menyerbak dari serbuk-serbuk sariku.” Ritapiret, Maret 2019 Bibliotek Di sini aku merasa sangat mencintaimu Pada tumpukan koran…
Kupang, Vox NTT – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang mengecam aksi penembakan di Masjid Al Noor Selandia Baru, Jumat (15/03/2019). Ketua Umum PMII Kupang, Hasnu Ibrahim menilai, tindakan terorisme itu merupakan suatu bentuk kejahatan luar biasa. Menurut dia, tindakan tersebut dipicu gersangnya nilai-nilai kemanusiaan. Nilai yang gersang, terutama antar sesama aqidah (keyakinan), sesama bangsa dan sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan. “Apabila kita menelaah tidak ada satupun agama di dunia ini yang mengajarkan kepada para pemeluknya untuk melakukan tindakan terorisme, radikalisme dan intoleransi,” tegas Hasnu kepada VoxNtt.com, Jumat malam. Sehingga dalam konteks peristiwa penembakan terhadap umat islam…
*)Puisi-Puisi Patrisius Epin Du* Kematian Kekasih Kemarin kekasihku pergi merantau ke tanah yang jauh. Katanya di sana rupiah berlimpah ruah, “Walapun menjauh dari mu kan kupulang dengan sekarung uang.” Pesannya sebelum pergi. Kekasihku tak tahu entah kenapa Tiba-tiba mati ditabrak sepeda motor saat ia memikul sekarung puisi Hingga kata-kata berhambur pada badan jalan. Hingga tak berdaya lagi. Kekasihku dikabarkan mati, dan ingin dikubur bersama puisi-puisinya. Pesanya agar ia terlelap di alam sana dengan kata-kata. Ketika di batas senja lewat, Segerombolan pemuda datang mencuri puisi-puisinya Seraya berkata “apakah engkau beragama” Kekasihku bingung, “Aku tak punya agama, aku hanya memiliki Tuhan…
Borong, Vox NTT- Wakil Bupati Manggarai Timur (Matim), Jaghur Stefanus memimpin langsung kegiatan bakti sosial di Pasar Borong dan sekitarnya, Jumat (15/03/2019). Kegiatan dalam rangka hari kebersihan nasional itu melibatkan seluruh OPD, TNI, Camat, Lurah dan tenaga Kesehatan Puskesmas Borong. Kepala DLHD Matim, Thomas Ngalong di sela-sela kegiatan menjelaskan, bakti sosial berupa pembersihan dilakukan agar Kota Borong bebas dari sampah. “Kami sangat bangga dan senang karena Bapa Wakil Bupati sendiri juga terlibat langsung dalam membersihkan rumput dan sampah-sampah yang ada di Pasar Borong dan sekitarnya,” tuturnya Thomas menjelaskan, kerja bakti yang dilakukan cukup memuaskan lantaran wilayah Pasar Borong dan sekitarnya…
