Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Jelang Natal, Harga Telur di Pasar Baru Kefamenanu Melonjak Drastis
Ekbis

Jelang Natal, Harga Telur di Pasar Baru Kefamenanu Melonjak Drastis

By Redaksi14 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
illustrasi sembako (Foto: tempo.co)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Jelang hari raya Natal dan Tahun baru harga telur di Pasar Baru Kefamenanu, Kabupaten TTU melonjak drastis.

Pantaun VoxNtt.com di pasar tersebut pada kamis(14/12/2017), harga telur naik berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per rak.

Selain telur, harga beras pun mengalami kenaikan antara Rp 500 hingga Rp 1000 per kilogram.

Nurdin, salah seorang pedagang pasar saat diwawancarai media ini mengungkapkan bahwa kenaikan harga telur tersebut sudah terjadi sejak 2 minggu lalu.

Menurutnya kenaikan harga tersebut terjadi lantaran ada kelangkaan bahan pokok tersebut.

“Telur sudah naik sejak 2 minggu lalu, ada kelangkaan dari distributor makanya harganya naik begini”jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang lainnya yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa selain ke 2 bahan pokok tersebut, pada dasarnya bahan pokok lainnya belum mengalami kenaikan harga.

Selain tidak mengalami kenaikan harga, jelasnya, bahan pokok lainnya pun hingga saat ini belum mengalami kelangkaan.

“Bahan pokok selain telur dan beras yang lain masih aman,mungkin kacang merah dan kacang hijau yang mengalami kenaikan harga juga”tuturnya.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticlePolisi Tangkap Bandar Judi Kuri-Kuru Di Pasar Benlutu
Next Article Jelang Natal, Disperindag TTU Ancam Cabut SITU/SIUP Pedagang “Nakal”

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.