Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kejari TTS Terus Memburu OPD yang Menyelewengkan Dana Rp 24 Miliar
NTT NEWS

Kejari TTS Terus Memburu OPD yang Menyelewengkan Dana Rp 24 Miliar

By Redaksi14 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kajari TTS, Oscar Douglas saat menanggapi tuntutan pendemo beberapa waktu lalu. (Foto: Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Aparat Kejaksaan Negeri TTS rupanya amat serius dalam membongkar dana 24 Miliar temuan BKP, Inspektorat Provinsi dan Inspektorat Kabupaten TTS sebagaimana yang “dinyanyikan” Drs. Salmun Tabun beberapa waktu yang lalu.

Bukti keseriusan pihak kejaksaan tersebut dengan dikrimnya surat pemintaan data temuan kepada Bupati TTS Ir. Paul Mella.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTS, Oscar Douglas Riwu, SH kepada Voxntt.com di ruang kerjanya, Kamis (14/12/2017).

“Kita sudah kirim surat kepada Pa Bupati untuk minta data-data temuan tersebut beberapa waktu yang lalu,” kata Oscar.

Permintaan data-data temuan tersebut kata Oscar, untuk mengetahui OPD-OPD mana saja yang melakukan penyalahgunaan keuangan negara sejak tahun 2002 hingga 2016.

Baca: Jaksa Akan Telusuri “Nyanyian” Salmun Tabun Soal Temuan 20 Milliar

Sayangnya, data-data yang diminta pihak kejaksaan tersebut hingga saat ini belum diberikan oleh Bupati. “Sampai saat ini bupati belum memberikan data yang kita minta,”aku Oscar.

Ditanya mengenai langkah apa yang diambil jika bupati tidak memberikan data-data atau dokumen yang diminta, Kejari Oscar dengan senyum khasnya menjawab bahwa pihak kejaksan akan menempuh cara lain untuk mendapatkan data tersebut.

“Ya, kita punya cara untuk mendapatkan data tersebut,” jawab Oscar dengan senyum khasnya.

Baca: Salmun Ungkap Puluhan Miliar Dana Temuan di TTS yang Mesti Ditelusuri

Sementara Bupati TTS, Paul Mella yang hendak dikonfirmasi terkait permintaan data oleh pihak kejaksaan tersebut sedang tidak berada di ruangannya. Salah seorang staf di ruangan bupati mengatakan, Bupati Mella sedang tidak berada di tempat.

Untuk diketahui, sejak tahun 2002 hingga 2016 BPK, BPKP, Inspektorat Provinsi NTT dan Inspektorat Kabupaten TTS menemukan dana sebesar 24 Miliar yang diselewengkan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada lingkup Pemkab TTS sebagaimana yang disampaikan mantan Sekretaris Daerah, Drs. Salmun Tabun.

“Nyanyian” Salmun Tabun tersebut juga diakui Kepala Inspektorat Kabupaten TTS, Erterina Banfatin kepada wartawan diruangan kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Esterina Banfatin pun memilih diam dan tidak mau merincikan OPD-OPD mana saja yang melakukan penyelewengan keuangan negara tersebut.

Sementara sejumlah netizen di TTS mendesak agar pihak kejaksaan menuntaskan kasus tersebut dan menyeret pelaku ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis: Paul Resi

Editor: Boni Jehadin

 

TTS
Previous ArticleMenimbang Ray, Lusia dan Marianus
Next Article Bongkar Modus Operandi Kasat Aldo, Yus Mahu Perlu Dilindung

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.