Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Romo Yoris Ajak Kaum Muda Jaga Perdamaian di Perbatasan
NTT NEWS

Romo Yoris Ajak Kaum Muda Jaga Perdamaian di Perbatasan

By Redaksi28 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rm.Yoris Giri (berdiri,membelakangi lensa) saat membawakan materi pkepada para Pemuda perbatasan di Atambua. (Foto:Marcel/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua,Vox NTT– Semangat Damai Natal di wilayah perbatasan Belu harus terus dijaga, dibina sehingga situasi perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste tetap kondusif. Agar damai tetap terawat, pemuda harus berani tampil beda. Refleksi Natal harus benar-benar diwujudkan.

Demikian disampaikan Romo Yoris Giri, Pr dalam Seminar Sehari yang digelar Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia (LPMTI) Cabang Belu di Hotel Paradiso wilayah Timor Barat, Kamis (28/12/2017).

Menurut Romo Yoris, supaya damai natal bisa terwujud, manusia perlu memperbaiki hubungannya dengan Tuhan,  alam dan hubungan dengan sesama.

“Salah satu pemberian kita yang terbaik untuk bangsa yakni menciptakan kedamaian, ketentraman, keharomisan. Itu suatu kebanggaan bagi bangsa,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, Romo Yoris juga menantang kaum muda untuk menunjukan sikap komitmen dalam menciptakan suasana aman  dan damai di Belu. Pasalnya telah terjadi lompatan yang jauh antara generasi tua dengan generasi muda yang menyebabkan banyak nilai terlupakan.

“Para pemuda harus berani mewartakan sukacita injil kepada siapapun saudara kita dalam rumah Indonesia,” ajak Yoris.

Menyinggung soal fenomena tindakan kriminal akibat miras yang marak terjadi, Romo Yoris mengatakan kaum muda harus kembali belajar banyak hal tentang kebijaksanaan lokal (local wisdom) yang ada dalam masyarakat.

Kebijaksanaan lokal itu, kata dia, sebagai tameng bagi pemuda dalam menghadapi budaya hedonis yang terlampau masuk ke dalam budaya masyarakat.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Irvan K

Belu
Previous ArticleJelang Pergantian Tahun, Pedagang Terompet dan Petasan Menjamur di Kota Ende
Next Article Serakan Sampah Hiasi Terminal Kota Mbay

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.