Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Kapolsek Aesesa: Jika Ada Orang Baru Jangan Cepat Memvonis Teroris
NASIONAL

Kapolsek Aesesa: Jika Ada Orang Baru Jangan Cepat Memvonis Teroris

By Redaksi15 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Aesesa AKP Ahmad pose bersama usai aksi seribu lilin di Lapangan Berdikari Danga, Selasa malam, 15 Mei 2018 (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kepala Kepolisian Sektor Aesesa AKP Ahmad meminta masyarakat di Kabupaten Nagekeo untuk tidak cepat memvonis sebagai teroris terhadap orang baru yang masuk di wilayah itu.

Dia menyarankan sebaiknya masyarakat segera melaporkan ke RT atau langsung ke pihak keamanan untuk melakukan identifikasi orang baru tersebut.

“Saya minta masyarakat Nagekeo tidak boleh ambil tindakan kasar atau main hakim sendiri bila mana ada orang baru yang mempunyai pakaian serupa. Tetapi kita harus lapor ke pihak berwajib atau RT setempat. Karena mereka belum tentu orang jahat,” pinta AKP Ahmad dalam sambutan singkat saat aksi seribu lilin bersama aktivis GMNI Cabang Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Selasa malam (15/05/2018).

Dalam sambutannya pula dia meminta kepada masyarakat Nagekeo untuk tidak ikut serta memercayai berita-berita di facobook atau media sosial. Sebab, di facebook atau media sosial itu banyak berita hoax atau bohong.

Tak hanya itu, AKP Ahmad juga meminta masyarakat Nagekeo untuk tetap menjaga tali persaudaraan antara sesama dan tidak cepat terprovokasi dengan berita-berita hoax.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo Nasional
Previous ArticleGMNI Nagekeo Kecam Aksi Pengeboman di Surabaya
Next Article Setelah Bom Bunuh Diri Guncang Surabaya, Nagekeo Siaga I

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.