Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk Selediki Kasus Pembunuhan di Papua
NASIONAL

Jokowi Perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk Selediki Kasus Pembunuhan di Papua

By Redaksi4 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden RI, Joko Widodo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian menyelidiki kasus pembunuhan puluhan pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua.

Hal itu disampaikan Jokowi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/12).

Pasalnya, informasi terkait kasus pembunuhan pekerja proyek jembatan itu terbilang simpang siur.
Jokowi mengaku, mengenal medan Kabupaten Nduga yang terjal dan minim akses komunikasi. Karena itu, ia meminta detail kasus itu terkonfirmasi terlebih dulu.

Baca: Panas, 31 Pekerja Jembatan di Papua Tewas Tertembak

“Di Nduga itu tidak ada sinyal, sehingga ini masih perlu dikonfirmasi di sana, apakah betul kejadiannya seperti itu. Saya tadi pagi sudah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk dilihat dulu. Karena ini masih simpang siur,” kata Jokowi, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Jokowi menyampaikan, pembangunan infrastruktur di Papua memang rentan dengan masalah keamanan. Karena itu, pengamanan ekstra dibutuhkan demi menjalankan proyek infrastruktur di Papua, seperti melibatkan unsur TNI.

Itu pun sebetulnya sudah dilakukan pemerintah ketika akan mengerjakan proyek konstruksi di Papua. Oleh karena itu, sambung Presiden yang pernah mengendarai sepeda motor trail saat meninjau proyek infrastruktur di Papua itu menegaskan, pemerintah tak akan gentar dengan insiden ini.

“Pembangunan infrastruktur di Papua terus berlanjut. Kita tidak takut dengan hal seperti itu. Tapi kita tahu, pembangunan di tanah Papua medannya sangat sulit dan masih ada gangguan keamanan seperti itu,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya terjadi pada hari Minggu 02 Desember 2018 di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Pembunuhan ini diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Awalnya, dilaporkan 24 pekerja tewas dibunuh KKB danpekerja lainnya berhasil melarikan diri. Pekerja yang melarikan diri itu diamankan tokoh masyarakat setempat namun belum dapat dipastikan perkembangan terbarunya akibat sulitnya komunikasi.

Penulis: Boni J

 

 

Jokowi Pembunuhan 31 Pekerja di Papua
Previous ArticlePanas, 31 Pekerja Jembatan di Papua Tewas Tertembak
Next Article Hidup Warga Transmigrasi Lokal Desa Waewea Terancam

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.