Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Keluarga Tolak Otopsi Jasad Idris Gandut
HUKUM DAN KEAMANAN

Keluarga Tolak Otopsi Jasad Idris Gandut

By Redaksi18 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad Idris Gandut (22) (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Keluarga Idris Gandut (22) seorang pria yang ditemukan tewas mengapung di perairan dekat Dermaga Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Minggu 17 Maret 2019, menolak untuk melakukan otopsi.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Borong, AKP Fajar Virgantara Sjarifudin, saat dihubungi VoxNtt.com, Senin (18/3/2019) sore.

“Dari pihak keluarga menolak untuk diotopsi,” ujar Virgantara.

Dikatakannya, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga di Kampung Nanga Lanang, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese.

Untuk diketahui, Idris pertama kali ditemukan oleh nelayan asal Borong, Muhamad Ibrahim (29). Saat itu, Muhamad bersama rekan-rekannya sedang melepas pukat di perairan dekat Dermaga Borong.

Awalnya mereka melepas pukat di tempat penemuan jasad Idris karena banyak burung laut yang terbang di sekitar tempat tersebut.

Ketika sedang melepas pukat, tiba-tiba mereka melihat jasad tersebut dengan posisi telungkup dan telanjang.

Pukul 15.40 Wita, anggota Polsek Borong, Brigpol Rosidin Kadim bersama Brigpol Budyanto P. Meno, serta Ketua RT 014, RW 005, Kelurahan Kota Ndora-Borong, Junaidin menuju TKP menggunakan speed boat.

Baca Juga: Identitas dan Kronologis Penemuan Mayat di Borong

Sesampainya di TKP, jasad tersebut langsung dievakuasi menggunakan speed boat Polsek Borong oleh nelayan yang menemukannya. Nelayan tersebut, masing-masing, Ilu Martinus Bedo, Bula H. Ibtahim, Silvester Geo dan Junaidin.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Borong Dermaga Borong Manggarai Timur
Previous ArticleEne Regina, “a Shaman” from East Manggarai
Next Article Aman Sebut BPN ‘Biang Kerok’ Keributan Pembangunan Waduk Lambo

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.