Peserta SMPK Citra Bangsa Saat Mengikuti UNBK di Ruangan Kelas IX A. Rabu 24 April 2019. (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT).
alterntif text

Kupang, Vox NTT- Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Pertama Kristen (SMPK) Citra Bangsa berjalan lancar.

Demikian diungkapkan Kepala Sekolah SMPK Citra Bangsa, Jublina Ga kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (24/4/2019) pagi.

Jublina mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMPK Citra Bangsa dibagi dalam dua tempat yakni, di ruangan kelas siswa dan ruangan Lab Komputer.

“Karena memang jumlah siswa kita 118 siswa. Karena jumlah laptop kita ada 40 Unit makanya kita bikin dua sesi dan dua tempat. Di kelas anak-anak bawa laptop sendiri, jaringan internet disiapkan. Itu solusinya,” ujarnya.

Untuk sesi pertama kata dia, dimulai pukul 07:30 sampai pukul 09:30 wita. Sementara sesi kedua dimulai pukul 11:00 sampai pukul 12:30.

“Kita bikin dua sesi karena keterbatasan sarana itu. Sesi pertama 80 orang, sesi kedua sisanya,” katanya.

alterntif text

Untuk pengawas ujian kali ini didatangkan guru dari luar. Di SMPK Citra Bangsa sendiri kata dia, didatangkan guru dari SMP Adisucipto.

“Pengawas ini diatur oleh Dinas PPO,” tuturnya.

Pelaksanaan UNBK di SMPK Citra Bangsa lanjut dia, sejak tahun 2018 lalu.

“Ini sudah tahun kedua. Tahun lalu juga kita pakai UNBK. Dan memang Sekolah kita sudah Merencanakan Smart Pool. Jadi mereka ulangan semester, mid semester itu semua kita berbasis Komputer. Ketika mereka UNBK, mereka sudah tidak kaget lagi,” Jelasnya.

Ia mengatakan, dari 118 siswa itu semua mengikuti UNBK.

“Puji Tuhan semuanya ikut UNBK. Jadi tidak ada yang tidak ikut. Sampai sekarang semuanya ikut,” katanya.

Hingga hari kedua pelaksanaan UNBK ini kata dia, belum ada kendala yang dihadapi. Itu karena jaringan Internet dan listrik berjalan baik.

“Jadi, kalau ada masalah yang kita takutkan itu sebenarnya jaringan internet. Tapi sampai sekarang ini bisa berjalan dengan baik,” Imbuhnya.

Ia menambahkan, UNBK ini bisa membentuk siswa berkosentrasi penuh dan juga bertanggung jawab.

“Mereka sangat bertanggung jawab. Jadi untuk menyontek itu tidak ada,” tutup Jublina.

Tidak Ada Kendala

Klarensia Octavianus, salah satu siswa yang mengikuti UNBK mengaku selama UNBK berlangsung tidak ada Kendala yang dihadapi.

“Kendala sih sonde ada (tidak ada) cuman soalnya yang susah. Gampang-gampang susah. Susah-susah, gampang-gampang. Tapi saya bisa selesaikan,” aku Klarensia usai mengikuti UNBK itu.

Ia Mengaku selama dua hari pelaksanaan UNBK, mata pelajaran yang susah dikerjakan itu yakni mata pelajaran Matematika.

“Hari Pertama itu kami ujian mata pelajaran Matematika. Lumayan sulit dia punya soal,” ujarnya.

Ia juga yakin bahwa dirinya bisa lulus usai pelaksanaan UNBK itu.

“Saya yakin lulus. Karena sebelum ujian beta (saya) selalu berdoa dan belajar. Beta (saya) percaya kepada Tuhan bahwa saya bisa menyelesaikan semuanya,” ungkap siswa Kelas 9 E itu.

Penulis: Tarsi Salmon

Editor:  Boni J