Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Puisi: Aku Merasa Hidup Lewat Napas yang Mengembuskan Sajak
Sastra

Puisi: Aku Merasa Hidup Lewat Napas yang Mengembuskan Sajak

By Redaksi4 Mei 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*)Puisi-Puisi Ningsih Y

Tetapak Selepas Hujan

Rinai hujan milik senja tadi,

Mendera tiada ampun,

Hingga kabut datang memeluk,

Bukit dan anak bukit.

 

Setelah bumi basah kuyup, kedinginan,

Dan menggigil minta dipeluk manja,

Senja pun sontak berhenti mendera.

 

Senja!  Kini lihatlah,

Para musafir yang amatir,

Mulai keluar dari persembunyiannya.

Dan kini  melangkah dengan tetapak hambar.

Napas Puisi

Aku merasa hidup,

lewat napas yang mengembuskan sajak.

Aku mulai mengindra,

Pada aroma lembaran-lembaran kusam.

Aku berkata-kata,

Pada ujung pena hitam ini.

Aku bersama kata dan sajak,

Mulai melantunkan ragam juntaian rasa.

Dalam dunia asing, jauh melambung.

Pagi Yang Terus Menggantung

Kini, malam tak dapat lagi disebut malam,

Sebab pagi telah menculiknya,

Dan menyembunyikannya di balik tirai langit-langitnya.

Entah sampai kapan begini,

Takkan ada yang tahu.

Entahlah, biarlah pagi mendera malam.

Toh, pada akhirnya ia akan dilepas juga.

*Ningsih Y, Mahasiswi Semester II STFK-Ledalero- Maumere. Ia aktif dalam kegiatan akademik kampus.

Ningsih Y
Previous ArticleKader Parpol di Ngada Mengaku Puas Proses Pleno di Tingkat PPK
Next Article Gara-gara Buka Jalan Baru, 6 Bulan Warga Aeramo Tidak Nikmati Air Bersih

Related Posts

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.