Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Usut Dugaan Malpraktik di RS Leona, Polres TTU Otopsi Jenazah Bayi
HUKUM DAN KEAMANAN

Usut Dugaan Malpraktik di RS Leona, Polres TTU Otopsi Jenazah Bayi

By Redaksi5 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak keluarga dibantu warga sekitar sementara mengeluarkan peti berisi jenazah Abraham Mariano Moni, korban dugaan malpraktik RS Leona Kefamenanu untuk diotopsi, Kamis, 05 September 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kepolisian Resort TTU terus berupaya mengusut tuntas kasus dugaan malpraktik di RS Leona Kefamenanu.

Dugaan malpraktik yang terjadi di RS swasta tersebut mengakibatkan putra dari Tonci Piut Albertus Moni warga Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu yang baru berumur 7 hari meninggal dunia.

Putra Tonci yang bernama Abraham Mariano Moni itu meninggal dunia pada Minggu 25 Agustus 2019.

Salah satu upaya untuk mengungkap kebenaran dari kasus tersebut yakni dengan melakukan otopsi terhadap jenazah bayi, Kamis (05/09/2019).

Proses otopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik dari Polda NTT itu dilakukan di pemakaman keluarga yang terletak di Kampung Oelila, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Pantauan VoxNtt.com, proses otopsi yang didahului dengan pembongkaran makam sekitar pukul 09.30 Wita itu dipadati keluarga dan warga sekitar.

Tonci Piut Albertus Moni selaku ayah korban saat diwawancarai wartawan menuturkan, dirinya sudah melimpahkan penanganan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Ia berharap dari proses ini, putranya yang meninggal dunia bisa mendapatkan keadilan.

Tonci pada kesempatan itu menegaskan, sejak awal ia tidak pernah mempersalahkan manajemen atau pun karyawan di RS Leona secara keseluruhan.

Ia hanya berurusan dengan oknum petugas kesehatan di RS Leona yang menangani putranya.

“Saya sudah bilang sejak awal, saya tidak mempermasalahkan seluruh dokter atau perawat di Rumah Sakit Leona, tapi hanya oknum tertentu saja,” tuturnya.

Kapolres TTU AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai wartawan menuturkan, proses otopsi ini dilakukan untuk memberikan kepastian dan kejelasan kepada semua pihak terkait penyebab meninggalnya bayi yang sebenarnya.

Hasil otopsi ini, jelas AKBP Rishian, akan dijadikan sebagai salah satu alat bukti untuk kepentingan penyelidikan kasus tersebut.

“Ini (otopsi) kita lakukan untuk memberikan keyakinan baik itu kepada penyidik maupun semua pihak terkait faktor apa yang menyebabkan sang bayi meninggal dunia,” tandas AKBP Rishian

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polres TTU RS Leona Kefamenanu TTU
Previous ArticleKepala SMPN 1 Kuwus Barat Bantah Laporan Dedimus di Polres Mabar
Next Article Mabes TNI AD Tinjau Lokasi Pembangunan Mako Yonif 746 di Nagekeo

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.