Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Lantik 6 Penjabat Kades, Camat Kota Komba: Pekerjaan Fisik Desa Harus Berkualitas
VOX DESA

Lantik 6 Penjabat Kades, Camat Kota Komba: Pekerjaan Fisik Desa Harus Berkualitas

By Redaksi17 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
6 penjabat Kades di Kecamatan Kota Komba yang dilantik, Selasa, 17 September 2019 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Camat Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Hans Athman melantik 6 penjabat kepala desa (Kades), Selasa (17/9/2019).

Pelantikan tersebut berlangsung di Kantor Camat Kota Komba di Waelengga, Kelurahan Watunggene.

“Ada 6 desa yang hari ini penjabat Kadesnya dilantik. Desa-desa tersebut adalah Golomeni, Ranambeling, Mokel, Golotolang, Ruan dan Lembur,” ujar Camat Athman saat dihubungi VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Selasa siang.

Pelantikan ini juga sesuai surat keputusan Bupati Matim Nomor: HK/194/tahun 2019, tentang pemberhentian kepala desa dan pengangkatan penjabat kepala desa dalam wilayah kabupaten itu.

Pria kelahiran 12 Mei 1969 itu pun berharap pada kontestasi pemilihan kepala desa (Pilkades) pada Oktober mendatang, penjabat Kades dan aparat desa bersikap netral.

“Pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, menjaga situasi desa tetap aman selama proses penjaringan, penetapan bakal calon Kades dan pemilihan kepala desa,” ujar pria 50 tahun itu.

Selain menjaga netralitas Pilkades, alumnus Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang itu menambahkan, pelaksanaan dan pengendalian pekerjaan fisik yang didanai oleh dana desa (DD) harus tepat waktu juga menjaga kualitas.

“Pelayanan terhadap masyarakat berjalan sesuai aturan dan menjalankan program kecamatan yaitu penyusunan data base ecamatan,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, sebanyak 68 desa di Matim akan menggelar Pilkades pada bulan Oktober mendatang.

Desa-desa itu saat ini tengah melakukan penjaringan calon Kades melalui panitia Pilkades yang sudah dipilih oleh Badan Permusyawaratan Desa.

Selain itu, Inspektorat Matim juga tengah melakukan audit bagi para calon Kades incumbent yang selanjutnya menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa bertarung pada Pilkades nantinya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleSejak 2018, 11 Tenaga Kerja Asal TTU Meninggal Dunia di Malaysia
Next Article Maju Calon Bupati Manggarai, Osy Gandut Daftar di PDIP

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.