Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Dugaan Kerugian Negara Kasus Dana Desa Manamas TTU Capai Rp 400 Juta
HUKUM DAN KEAMANAN

Dugaan Kerugian Negara Kasus Dana Desa Manamas TTU Capai Rp 400 Juta

By Redaksi7 Oktober 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kejari TTU Bambang Sunardi,SH,MH saat diwawancarai VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin, 07 Oktober 2019 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Dugaan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa Manamas, Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) mencapai Rp 400 juta lebih. Itu pada tahun anggaran 2017 dan 2018.

Jumlah dugaan Kerugian negara pada desa yang dipimpin Kades Maximus Elu itu merupakan hasil perhitungan pihak Inspektorat yang sudah diterima Kejaksaan Negeri TTU.

“Dugaan kerugian negara itu ada pada proyek yang tidak selesai, mark up harga dan juga ada yang fiktif, kalau untuk rincian pada proyek apa saja saya tidak terlalu hafal,” tutur Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Bambang Sunardi saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (07/10/2019).

Kajari Bambang menambahkan, saat ini kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa Manamas statusnya sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Saat ini pihak kejaksaan sementara merampungkan berkas saksi dan bukti-bukti untuk segera melakukan penetapan tersangka.

“Kan sekarang sudah dik (penyidikan) tinggal semua kita rapikan saksi dan bukti-bukti tinggal kita lanjuti,” tutur Kajari Bambang.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Desa Manamas Kejari TTU TTU
Previous ArticleTerkait UU KPK dan RUU Kontroversial, Masyarakat NTT Kirim Surat untuk Jokowi
Next Article Tiga Pimpinan DPRD Nagekeo Resmi Dilantik

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Mantan Kadis DP3AKB Manggarai Timur Diperiksa Kejari Manggarai Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

22 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi RSU Undana Kupang Naik ke Tahap Penyidikan

18 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.