Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Diduga Akibat Cemburu, FPN Nyaris Akhiri Hidupnya
HUKUM DAN KEAMANAN

Diduga Akibat Cemburu, FPN Nyaris Akhiri Hidupnya

By Redaksi13 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
FPN (baju merah) bersama dua anggota Polsek Malaka Tengah dan keluarganya saat dimintai keterangan alasan dirinya ingin mengakhiri hidup
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- FPN (27) nyaris mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri di kos yang dihuni bersama keluarganya di Bakateu, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/10/19), sekitar pukul 18.30 Wita.

Percobaan bunuh diri FPN dengan mengonsumsi obat-obatan over dosis ini diduga kuat karena terbakar api cemburu.

Menurut keterangan pemilik kos Polikarpus Nahak, sekitar pukul 18.30 Wita ia mendengar suara  tangisan anak FPN yang berusia 7 bulan. Tangisan itu dari dalam kos FPN dan keluarganya.

Mendengar tangisan itu, Polikarpus kemudian masuk ke dalam kos FPN.

Sesampai di dalam kos, ia mendapati FPN sudah tergeletak di lantai kamar.

Polikarpus lantas berusaha membangunkan FPN dengan menggerakan tubuhnya. Tetapi ibu muda itu tidak juga sadar.

“Saya berpikir korban telah meninggal dunia,” katanya.

Polikarpus mengungkapkan mulut FPN mengeluarkan buih dan terdapat beberapa butir obat berbentuk tablet di sampingnya.

Selanjutnya, dia menginformasikan kepada tetangga dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Malaka Tengah.

Kapolsek Malaka Tengah AKP Alnofriwan Zahputra yang dikonfirmasi, Sabtu (12/10/2019), membenarkan kejadian tersebut.

Kapolsek Zahputra mengaku, setelah menerima laporan anggotanya langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan
melakukan identifikasi.

Selanjutnya, Polisi membawa korban ke Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.

Beruntung nyawa korban masih diselamatkan dokter.

Dari hasil pemeriksaan dokter RSUPP Betun, tidak ditemukan indikasi atau kesengajaan dari orang lain yang menyebabkan korban sekarat di lantai.

Korban didiagnosa over dosis obat-obatan.

Setelah sadar,  pihak Kepolisian melakukan interogasi.

Hasilnya, korban mengaku minum obat dalam jumlah banyak, karena ada permasalahan keluarga.

Suami korban diduga sudah memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).

“Saya cemburu dan marah karena suami saya sudah dengan perempuan lain,” ujar FPN kepada VoxNtt.com.

Untuk diketahui, FPN saat ini telah pulih. Polsek Malaka Tengah menitipkan FPN ke rumah keluarganya di Laran, Sabtu (12/10/2019).

Namun korban tidak diterima oleh keluarganya. Polsek Malaka Tengah kemudian mengembalikan FPN ke kosnya.

“FPN  ingin bertemu suaminya lagi, dan anggota saya berusaha mencari suaminya di Desa Harekakae. Namun suaminya  tidak ditemukan dan kemungkinan telah melarikan diri,” Kata Kapolsek Zahputra.

Setelah berdiskusi, Polsek Malaka Tengah memutuskan, FPN dan anaknya dikembalikan ke kampung halamannya di Oemofa, Kabupaten Kupang. Semua biaya transportasi ditanggung Polsek Malaka Tengah.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleAngelius: Mahasiswa KKN Harus Bisa Membuat Produk ke Desa
Next Article Doa untuk Mantan

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.