Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»SMPK Fransiskus Ruteng Jalankan Program Literasi Lintas Sekolah
Pendidikan NTT

SMPK Fransiskus Ruteng Jalankan Program Literasi Lintas Sekolah

By Redaksi1 November 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para siswa SMPK St. Fransiskus Ruteng dan SMP Seminari Pius XII Kisol saat kegiatan literasi lintas sekolah
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- SMPK St. Fransiskus Ruteng Kabupaten Manggarai menjalankan program literasi lintas sekolah.

Pada Jumat (01/10/2019), pengurus inti OSIS sekolah ini mengunjungi SMP Seminari Pius XII Kisol di Kabupaten Manggarai Timur dalam rangka melaksanakan program literasi lintas sekolah.

Literasi lintas sekolah dikabarkan sudah lama menjadi program tahunan SMPK Fransiskus Ruteng.

Agenda utama dari program ini yakni tukar mading antara sekolah yang merupakan karya asli siswa.

Guru pembina OSIS SMPK Fransiskus Ruteng
Putra Mungalis mengatakan, agenda utama dari program ini adalah ajang sharing antarsekolah. Itu terutama sharing tentang kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Menurut Putra, sharing tentang kepemimpinan antarsiswa lintas sekolah sangat penting.

Siswa, kata dia, tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan (kognitif), tetapi juga harus memiliki keterampilan kepemimpinan (skill).

Oleh karena itu, program literasi lintas sekolah ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kompetensi skill kepemimpinan.

Selain itu, melalui program ini diharapkan dapat menciptakan persaingan sehat antarsiswa lintas sekolah.

Terpisah, Wakasek Kesiswaan SMP Seminari Pius XII Kisol Frater Luis Kiik mengatakan, kegiatan tukar mading antara SMPK Fransiskus Ruteng dengan sekolahnya memiliki nilai lebih. Nilai lebih yang dimaksud adalah pertukaran ide atau gagasan.

Ia menambahkan, selain tukar ide, kegiatan ini juga merupakan wadah untuk membangun dan mempererat relasi persaudaraan antara kedua sekolah.

“Yang tampak ke luar dalam kegiatan ini adalah literasinya, tulisannya. Tapi di balik tulisan ada ide. Siswa-siswa seperti mereka harus berani mengatakan ide kepada orang lain. Itulah nilai lebih yang ingin kita capai. Keberanian untuk mengatakan ide kepada orang lain harus ditanamkan kepada generasi muda seperti mereka. Kemudian wadah tukar mading ini bertujuan untuk membangun sekaligus mempererat relasi persaudaraan kedua sekolah ini. Saya kira tujuan yang mau kita capai di sana,” katanya.

Untuk diketahui, guru pembina OSIS dan siswa pengurus inti OSIS menjadi prioritas utama yang diutus untuk terlibat dalam kegiatan literasi lintas sekolah ini.

Melalui mereka, diharapkan apa yang diperoleh dalam proses literasi lintas sekolah dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Senang

Kegiatan literasi lintas sekolah yang berlangsung selama sehari itu ternyata membuat para siswa senang.

Ketua OSIS SMP Seminari Pius XII Kisol Tris Ampur, misalnya, mengaku senang dengan kegiatan ini karena bisa bertemu dengan siswa-siswi dari SMPK Fransiskus Ruteng.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan momen temu kangen dengan siswa-siswi dari sekolah lain.

Sebab pihak Tris sangat jarang dikunjungi atau bertemu dengan siswa-siswi dari sekolah lain.

Di balik program ini juga ternyata membuat Ketua OSIS SMPK Fransiskus Ruteng Steni Saputri senang.

Ia mengaku senang karena kegiatan literasi lintas sekolah dapat menambah pengalaman baru bagi siswa.

KR: Heribertus Mandela
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai SMPK Fransiskus Ruteng
Previous ArticleAnggaran Pilkada Manggarai Sudah Disepakati, Ini Alokasi untuk Bawaslu
Next Article Progres Pembangunan Patung di Teluk Gurita Sudah 65,3 Persen

Related Posts

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.