Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Vox Point Indonesia: Saatnya Keuskupan Ruteng Keluar dari Zona Nyaman
NTT NEWS

Vox Point Indonesia: Saatnya Keuskupan Ruteng Keluar dari Zona Nyaman

By Redaksi14 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPP Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Ketua DPP Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati berharap Keuskupan Ruteng, Manggarai, NTT segera keluar dari zona nyaman sehingga bisa mengejar ketertinggalan selama 2 tahun terakhir.

Harapan itu disampaikan Handoyo, demikian disapa, usai pengumuman uskup baru Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, Rabu (13/11/2019) malam.

Menurut Handoyo, agar keluar dari zona nyaman, uskup baru harus memetakan masalah, mengkonsolidasikan kekuatan dan beraksi sambil terus berkontemplasi.

“Harapan kami, uskup dapat menjadi Gembala yang dapat secara langsung mengayomi dan memikirkan permasalahan umat di sana,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Handoyo menandaskan, dinamika dalam gereja Katolik Manggarai selama 2 tahun belakangan, harus menjadi pelajaran penting untuk lebih menata diri ke depan.

Dinamika bahkan dialektika dalam gereja, menurutnya sudah biasa terjadi dalam gereja Katolik.

“Itulah sebabnya mengapa gereja katolik tetap eksis sampai sekarang. Dinamika yang mendewasakan gereja sehingga selalu lentur dengan perubahan,” tuturnya.

Selain itu, Handoyo berharap agar gereja Katolik Manggarai bisa saling bersinergi khususnya antara klerus dan awam.

“Saling menguatkan, mendukung, dan saling mendoakan sangat penting agar keuskupan Ruteng segera lepas landas setelah kemelut yang terjadi beberapa waktu lalu,” pintanya.

Sebagai organisasi katolik yang mengkonsolidasikan kekuatan awam, Vox Point Indonesia juga akan terus mendukung keuskupan Ruteng sehingga bisa bangkit di masa yang akan datang.

“Kami atas nama Vox Point Indonesia mengucapkan rasa syukur tak terhingga, akhirnya Keuskupan Ruteng mendapatkan Uskup lagi. Selamat menjalankan tugas penggembalaan bagi uskup Sipri,” pinta Handoyo. (VoN)

Kota Kupang Vox Point NTT
Previous ArticleJelang Pilkada 2020, Bawaslu Malaka Rekrut Panwascam
Next Article Usulan Pinjaman Dana 900 Miliar ke Bank NTT Dinilai Tidak Sesuai Prosedur

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.