Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Sepekan Dilanda Hujan dan Angin, Sejumlah Sekolah di Ende Terancam Roboh
Pendidikan NTT

Sepekan Dilanda Hujan dan Angin, Sejumlah Sekolah di Ende Terancam Roboh

By Redaksi14 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Atap bangunan SMPN 2 Wolowaru Ende nampak rusak ditindas pohon akibat hujan disertai angin belum lama ini (Foto: Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Timur Kabupaten Ende, Flores, NTT selama sepekan awal Tahun 2020. Akibatnya, bangunan sekolah terancam longsor dan roboh ditindis pohon.

Peristiwa tersebut diketahui awak media saat kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende Mathildis Mensi Tiwe pada Selasa (14/01/2020).

Misalnya, Tembok Penahan Tanah (TPT) di SMP Katolik Wolotolo, Kecamatan Detusoko yang sudah nyaris roboh akibat longsor.

Tembok tersebut dibangun untuk menahan satu ruangan di tepi sungai. Jika tidak ditangani segera, maka tembok maupun bangunan tersebut terbawa longsor.

“Ya, terjadi baru-baru ini pak. Memang kita khawatir kalau misalkan tidak ditangani segera maka bisa dibawa longsor,” tutur Kepala SMPK Wolotolo Titus Mana kepada wartawan.

“Kalau dilihat memang sudah sangat rawan. Di sisi belakang mesti dibangun tembok penahan tanah,” sambung dia.

Menanggapi itu, Mathildis meminta pihak sekolah untuk membuat laporan tertulis kepada pemerintah sebagai akibat dari bencana.

Usulan Mathildis agar proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak terganggu. Apalagi dalam persiapan mengikuti Ujian Nasional (UN).

Hal serupa juga ia sarankan kepada pihak sekolah di SMP Negeri 2 Wolowaru, di mana atap bangunan roboh ditindas pohon besar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mathildis Mensi Tiwe sedang mengumpulkan data kerusakan bencana dari Kepala Sekolah SMPN 2 Wolowaru (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Ia menekankan agar setiap sekolah di Ende yang kini telah terancam bencana alam segera merilis atau membuat kronologis secara tertulis kepada pemerintah.

“Jadi dibuat dulu laporan tertulisnya, kapan terjadi, apa-apa saja kerusakan. Harus secepat mungkin supaya proses KBM tidak terganggu,” kata Mathildis.

“Ingat bahwa UN akan segera dilaksanakan. Jadi segala peristiwa alam yang terjadi di sekolah harus dirilis dan dikirimkan ke pemerintah,” tegas dia.

Disaksikan VoxNtt.com, ruang kelas IX A dan ruang kelas VII C pada SMP Negeri Wolowaru hingga kini tidak digunakan. Hal itu akibat dari patahan pohon besar yang menindas atap bangunan hingga roboh.

Kepala SMP Negeri Wolowaru, Maria Yasinta Suku menerangkan bahwa ruang yang tidak digunakan itu adalah laboratorium yang dialihfungsikan menjadi ruang kelas sebelum terjadi musibah. Hal itu lantaran akibat dari kekurangan ruangan untuk proses KBM.

“Jadi, kita bersyukur karena musibah terjadi saat sekolah masih libur. Kita juga waspadai ada beberapa pohon besar dikelilingi sekolah,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT Ende
Previous ArticleNiat Berenang dari Timor Leste ke Australia, Warga Negara Aljazair Malah Terdampar di Malaka
Next Article Tertib Lalu Lintas Menjadi Fokus Utama Polres Malaka

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.