Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cerita Yeremias, Mobil Angkut Ibu Hamil di Ende Nyaris Terjun ke Jurang
KESEHATAN

Cerita Yeremias, Mobil Angkut Ibu Hamil di Ende Nyaris Terjun ke Jurang

By Redaksi29 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Yeremias Panca, seorang pemuda asal Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, NTT menceritakan riwayat mobil pengangkut ibu hamil yang dikabarkan nyaris terjun ke jurang di wilayah setempat.

Akibat akses jalan yang kurang memadai, Yeremias mengisahkan ini saat kegiatan Reses DPRD Ende Vinsen Sangu di Aula Kantor Desa Nida, Rabu (29/01/2020) siang.

“Sebagai wakil generasi muda, saya mau menegaskan bahwa ada satu kasus baru-baru ini yang sangat kaitan erat dengan kesehatan. Ini tentang seorang ibu hamil yang nyaris terjun ke jurang karena akses jalan yang jelek,” katanya pada sesi dialog.

Yeremias sendiri tak mendetailkan ibu hamil yang dimaksud. Namun, ia menegaskan bahwa kejadian itu ialah fakta yang terjadi di wilayah Detukeli.

Ia menjelaskan sebagian wilayah pelosok di Detukeli tergolong sangat ekstrem terutama akses jalan yang sulit menuju ke Puskesmas.

Untuk itu, melalui Reses DPRD diusulkan untuk memperhatikan akses jalan ke pelosok-pelosok di wilayah tersebut.

“Jadi, ada berbagai riwayat pasien kita di sini karena akses jalan yang belum tersentuh. Kalau ada pasien apalagi seperti ibu hamil akan kesulitan. Jalan belum diaspal, berlubang, batu-batuan, jurang dan tebing,” tutur dia.

Ia berharap pemerintah dapat memperhatikan akses jalan ke pelosok dengan jangkauan yang cukup jauh. Akses itu sangat diperlukan untuk kepentingan keselamatan warga.

“Dana desa memang tidak memungkinkan. Karena akses dari desa satu ke desa lain cukup jauh. Ini perlu diperhatikan khusus oleh pemerintah dari pusat sampai ke daerah karena harus dilihat kualitas pekerjaan yang kuat,” tutur dia.

Menanggapi itu, Vinsen Sangu mengatakan akses jalan ke pelosok memang diperlukan untuk semua kepentingan termasuk bidang kesehatan.

Oleh karena itu aspirasi masyarakat akan dihimpun untuk kemudian dibahas dan diusulkan ke pemerintah.

“Iya, daerah ini memang agak sulit diakses. Ini kebutuhan mendasar yang juga harus direspon oleh pemerintah. Memang, pemerintah saat ini masih fokus ke jalur paralel, tapi ini juga nanti kita usulkan,” kata Vinsen, Ketua Komisi III DPRD Ende.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleWarga Kesal Janji PLN Soal Pekerjaan Listrik di Detukeli Ende
Next Article Kelurahan Penfui Gelar Pemilihan Ketua Karang Taruna

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.