Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»LSM Pelihara Gelar Kuliah Umum Jajak Peluang Usaha Dunia Pariwisata
Ekbis

LSM Pelihara Gelar Kuliah Umum Jajak Peluang Usaha Dunia Pariwisata

By Redaksi16 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Blasius Adjo Bupu saat memberikan materi pada kegiatan "Sabtu Indah Berbagi Literasi" PKBM LSM Pelihara, Sabtu (15/02/2020)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Lembaga Swadaya Masyarakat Pelita Harapan Rakyat (LSM Pelihara) menggelar kuliah umum di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mbay, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (15/02/2020).

Dengan mengusung tema “Sabtu Indah Berbagi Literasi” kegiatan kuliah umum di lembaga pendidikan PKBM Pelihara diikuti oleh puluhan siswa.

Salah satu hal yang dibicarakan dalam kuliah umum tersebut adalah menjajak peluang usaha pada dunia pariwisata.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Sumber daya Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo, Blasius Adjo Bupu hadir sebagai salah satu pemateri dalam kuliah umum itu.

Blasius dalam materinya menyatakan, Pemerintah Kabupaten Nagekeo terus mengembangkan prospek dan peluang investasi sektor pariwisata.

Menurut dia, pariwisata di Kabupaten Nagekeo merupakan sektor unggulan setelah pertanian.

“Ilmu tertinggi adalah ilmu kemasyarakatan, saya apresiasi kepada para orang tua yang hingga saat ini masih ingin belajar,” kata Blasius.

Ia mengatakan, PKBM Pelihara bisa dilibatkan dalam peran pengelolaan pariwisata.

Misalnya, turut melibatkan para siswa putus sekolah itu dengan kegiatan pelatihan pengembangan dan pengelolaan pariwisata yang diselenggarakan akan digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo.

“Harapannya ke depan, mereka-mereka ini bisa dijadikan sebagai pelaku-pelaku pariwisata. Tinggal kita fokus pada pembekalan dan pelatihan,” katanya.

Direktur LSM Pekihara Oskarianus Meta optimistis anak didiknya harus dibekali dengan berbagai hal, baik tentang dunia pendidikan, dunia usaha, serta hal lainnya yang dapat menjadi modal ke depan.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleKPU Manggarai Umumkan Calon Anggota PPK yang Lolos Seleksi Wawancara
Next Article Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kakek di Malaka

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.