Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kakek di Malaka
HUKUM DAN KEAMANAN

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kakek di Malaka

By Redaksi16 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Rofinus Ikun yang ditemukan tewas di Hutan Wekamanasa, Desa Babulu, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Rabu (15/01/2020). (Foto: Nusantara9)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Aparat Kepolisian Resort (Polres) Malaka berhasil mengungkapkan dalang di balik kasus pembunuhan Rofinus Ikun (75), warga Dusun Uarau, Desa Babulu, Kecamatan Kobalima.

Kapolres Malaka AKBP Albertus Neno melalui Kasat Reskrim Iptu Yusuf mengungkapkan, Polisi telah menetapkan Ferdi Tesan Kehi (49) sebagai tersangka tunggal dalam kasus pembacokan Kakek Rofinus.

Tersangka Ferdi sendiri merupakan warga asal Marobo, Desa Bereliku, Kecamatan Malaka Tengah. Ia diduga membacok Kakek Rofinus hingga meninggal dunia.

Menurut Kasat Yusuf, usai menerima laporan sesaat setelah penemuan mayat Kakek Rofinus, pihaknya langsung bergerak untuk mengusutnya.

“Puji Tuhan, kerja keras kita akhirnya membuahkan hasil. Kita sudah tetapkan tersangka tunggal, atas nama Ferdi Tesan Kehi alias Ferdi dalam kasus ini,” ungkap Yusuf saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (15/02/2020).

Motif dari pembunuhan tersebut, kata Yusuf, lantaran korban memergoki tersangka sedang mencuri sapinya.

Keduanya kemudian terlibat pertengkaran hingga berbuntut pada pembacokan terhadap korban.

“Tersangka mau mencuri sapi di hutan, namun korban melihat lebih dahulu dan terjadilah pertengkaran mulut antara keduanya di TKP,” terang Kasat Yusuf.

Menurut dia, lorban sempat mencabut parang dan hendak menebas tersangka. Namun parangnya ditangkap tersangka.

Tersangka kemudian memotong korban mengenai tangan dan leher hingga tewas di tempat kejadian.

Baca di sini sebelumnya: Seorang Kakek di Malaka Tewas dengan Luka Bacok di Leher

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Polres Malaka
Previous ArticleLSM Pelihara Gelar Kuliah Umum Jajak Peluang Usaha Dunia Pariwisata
Next Article Mahasiswa Minta Usut Tuntas Dugaan Penimbunan BBM di Sabu

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.