Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Anggota DPRD TTU yang Digerebek Terkait Narkoba Dilepas dan Ikut Rehabilitasi
HUKUM DAN KEAMANAN

Anggota DPRD TTU yang Digerebek Terkait Narkoba Dilepas dan Ikut Rehabilitasi

By Redaksi22 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fransisco Bernando Bessi (tengah), kuasa hukum IFT dan AHP yang digerebek BNN Kota Kupang saat hendak pesta Narkoba pada Senin (16/06) lalu.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- IFT (39), Anggota DPRD TTU digerebek petugas BNN Kota Kupang pada salah satu hotel di Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, Selasa (16/06/2020) pukul 23.45 Wita.

Ia digerebek saat hendak melakukan pesta Narkoba di hotel itu bersama tiga orang lainnya. Ketiganya yakni, AHP wanita berumur 26 tahun, IEL (29) dan DL wanita berusia 19 tahun.

IFT dan tiga orang lainnya itu dilepaskan kembali dan ikut rehabilitasi karena saat penggerebekan, petugas BNN Kota Kupang tidak menemukan barang bukti.

Baca: Anggota DPRD TTU Digerebek Terkait Narkoba, Barang Bukti Tidak Ada, Hasil Tes Positif

Kuasa hukum IFT dan AHP, Fransisco Bernando Bessi menjelaskan, proses penyidikan di BNN tergolong dalam extraordinary crime dengan proses penyidikan selama 3 kali 24 jam.

“Jadi selama 3 kali 24 jam tidak ditemukan barang bukti makanya perpanjang lagi jadi 6 kali 24 jam, karena tidak ditemukan barang bukti makanya klien saya dilepaskan,” jelas Fransisco, Senin (22/06/2020).

Fransisco mengatakan, berdasarkan surat perintah oleh BNN Kota Kupang dua kliennya dilepaskan.

Alasannya, peristiwa tersebut bukan tindak pidana dan tidak cukup bukti. Hal itu berdasarkan keterangan dalam surat berita pelepasan dan berita cara pelepasan.

“Berikut perlu digarisbawahi terkait dengan proses rehabilitasi mereka nanti akan melakukan konseling di klinik pratama BNN Kota Kupang. Di sana nanti kedua orang ini akan direhabilitasi selama lima kali.
Karena tugas utama BNN itu membuat orang-orang yang pemakai Narkoba itu untuk pelan-pelan meninggalkan barang itu,” katanya.

Ia mengaku, kliennya memang positif memakai Narkoba berdasakan tes urine. Ini juga sesuai perintah Pasal 75 UU Narkoba.

“Kalau kita mau lihat itu tidak ada barang bukti permulaan dulu. Kan tidak ada makanya setelah itu dilepaskan,” tandasnya.

Diketahui, BNN Kota Kupang melakukan penangkapan terhadap 4 orang yang hendak melakukan pesta Narkoba pada Senin (16/06) lalu.

Empat orang itu yakni IFT (39) yang adalah anggota DPRD TTU, AHP wanita berumur 26 tahun, IEL (29) dan DL wanita berusia 19 tahun.

Setelah dilakukan pemeriksaan urine, dua orang yakni IFT dan DL memiliki hasil positif.

Oleh BNN, karena tidak memiliki barang bukti keempat orang itu dibebaskan.

Sementata IFT dan DL masih harus mengikuti proses rehabilitasi dan konseling di Klinik Pratama milik BNN Kota Kupang.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

BNN Kota Kupang DPRD TTU Kabupaten Kupang
Previous ArticleAnggota DPRD TTU Digerebek Terkait Narkoba, Barang Bukti Tidak Ada, Hasil Tes Positif
Next Article Soal Polemik Danau Rana Masak, Pengamat: Pemda Matim Jangan Main Api

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.