Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»DPRD Matim Bahas Polemik BLT DD Watu Lanur
VOX DESA

DPRD Matim Bahas Polemik BLT DD Watu Lanur

By Redaksi30 Juni 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- DPRD Manggarai Timur (Matim) membahas polemik pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Watu Lanur, Kecamatan Poco Ranaka, Selasa (23/06/2020) lalu.

Kepala Desa Watu Lanur Petrus Cucur Radison didampingi beberapa aparatnya ikut dalam pembahasan di ruangan Komisi A DPRD Matim itu. Rapat itu dipandu langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Matim Petrus Jafar.

Baca: Pengusaha Diduga Dapat BLT DD, Pemdes Watu Lanur Diadukan ke DPRD Matim

Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPRD Heremerias Dupa, Wakil Ketua I Bernadus Nuel dan Wakil Ketua 2 DPRD Damu Damian.

Selain itu, ada beberapa anggota DPRD Matim yang ikut ambil bagian, yakni Lucius Modo, Herman Hardi, dan Abubakar Nasidin.

Hadir pula Kepala DPMD Matim Yosef Durahi, Kadis Sosial Wihelmus Deo dan Camat Poco Ranaka Yorand Nengkos.

Pada kesempatan itu, Kepala DPMD Matim Yosef Durahi mengatakan, pihaknya akan berkoordiansi dengan Dinas P dan K terkait beberapa guru bersertifikasi, yang mana telah menerima dana BLT DD Watu Lanur.

Baca: Pengusaha Dapat BLT, Kebijakan Kades Watu Lanur Dinilai Tidak Tepat Sasaran

“Kita akan koordinasi lagi terkait beberapa guru ini. Tetapi pengusaha yang memiliki mobil dan motor itu uangnya harus dikembalikan,” tegasnya.

Wakil Ketua II DPRD Matim, Damu Damian, mengatakan pihaknya akan merekomendasikan ke dinas terkait agar bisa menyelesaikan persoalan pembagian BLT Watu Lanur.

“Dewan tidak bisa memutuskan, tapi kami merekomendasikan saja agar Kades Watu Lanur untuk segera dipanggil oleh Dinas PMD,” kata Damian kepada VoxNtt.com, Selasa (30/06/2020).

Baca: Pengusaha Dapat BLT DD, PMKRI Ruteng Kritik Kebijakan Pemdes Watu Lanur

“Kami juga sudah informasikan ke Kecamatan Poco Ranaka agar bisa menyelesaiakan persoalan ini,” sambungnya.

Terpisah, Kepala Desa Watu Lanur Petrus Cucur Radison mengatakan, pihaknya juga akan berkoodinasi lebih lanjut dengan DPMD Matim untuk menyelesaikan polemik tersebut.

“Kita akan koordinasi lebih lanjut dan menunggu panggilan dari PMD,” ujarnya.

Baca: Dituding Bagi BLT DD Tidak Tepat Sasaran, Begini Respon Pemdes Watu Lanur

Sementara itu, salah satu pengadu Yosef Dahur menyatakan, hingga kini pihaknya belum dipanggil oleh Pemerintah Kecamatan Poco Ranaka untuk menindaklanjuti persoalan itu.

Padahal, kata dia, sebelumnya berdasarkan hasil pertemuan dengan DPRD, pengadu diminta untuk menunggu panggilan dari Pemerintah Kecamatan Poco Ranaka.

“Untuk kami kami yang 8 orang sebagai pihak pengadu, tunggu dipanggil dari pihak Kecamatan Poco Ranaka dan sampai hari ini pun kami tidak dipanggil dari pemerintah kecamatan,” terang Dahur kepada VoxNtt.com, Sabtu (27/06/2020) lalu.

Dikabarkan sebelumnya, Pemdes Watu Lanur dituding menyalurkan BLT DD Covid-19 tidak tepat sasaran.

Dugaan bernada tudingan itu diungkapkan Yosef Dahur, warga asal Golo Labang, Dusun Lenda, Desa Watu Lanur.

Yosef keberatan namanya tidak masuk dalam daftar penerima BLT DD. Sementara pengusaha dan guru ia sebut telah menerima BLT DD Watu Lanur.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

Desa Watu Lanur DPMD Matim DPRD Matim Kabupaten Manggarai
Previous ArticleDi Balik RUU PIP, BKH Menduga Ada Kepentingan Kelompok dan Partai Tertentu
Next Article Pemkab Belu Kembali Raih Opini WTP

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
Terkini

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.