Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»FKPT NTT Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini akan Bahaya Terorisme
HUKUM DAN KEAMANAN

FKPT NTT Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Dini akan Bahaya Terorisme

By Redaksi29 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus San saat melakukan audiensi dengan ketua FKPT Provinsi NTT, Johanna E Lisapaly di kantor BIN Daerah Provinsi NTT, Selasa 28 Juli 2020 (Foto: Ilo)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen TNI Adrianus San meminta pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi NTT agar meningkatkan kewaspadaan dini untuk bahaya terorisme.

Permintaan ini disampaikan Kabinda NTT saat melakukan audiens dengan ketua FKPT Provinsi NTT, Johanna E Lisapaly di kantor BIN Daerah Provinsi NTT, Selasa (28/07/2020).

Ketua FKPT Provinsi NTT didampingi sekretaris, bendahara, para ketua bidang dan Satuan Tugas (Satgas) FKPT NTT.

Sementara Kabinda NTT didampingi Wakabinda NTT, Kolonel Anton K.

Kepada ketua dan pengurus FKPT NTT, Kabinda Brigjen TNI Adrianus San menyarankan agar FKPT NTT lebih efektif lagi dalam melaksanakan program.

“Selain program yang diagendakan secara nasional oleh BNPT, FKPT NTT perlu ada program tambahan baik itu triwulan atau setiap bulannya,” tandasnya.

Ia juga berharap agar FKPT NTT bisa bersinergi dengan lembaga-lembaga pemerintah lainnya dalam menjalankan fungsi pencegahan dan kewaspadaan dini termasuk bersama Binda.

Tujuannya kata dia, agar semua program FKPT NTT bisa berjalan dengan efektif serta perlu perhatian Pemerintah provinsi NTT termasuk penganggaran melalui hibah atau APBD.

Sementara Ketua FKPT NTT, Johanna Lisapaly mengatakan radikalisme dan terorisme berpotensi berkembang di tengah masyarakat NTT.

Sehingga kata dia, perlu diwaspadai bersama agar tidak menimbulkan masalah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dengan sinergi, diharapkan dapat dilakukan pendekatan kepada masyarakat secara bersama-sama, agar mereka tidak terpengaruh dan mengembangkan paham tersebut,” ungkap Johanna yang juga kepala Kesbangpol Provinsi NTT itu.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleDua Karyawan UD Sama Jaya Diduga Dipecat Tanpa Alasan
Next Article Impian Paket AYO Ikut Pilkada TTU Kandas

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.