Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemkab TTU Segera Bangun 2 Puskesmas Senilai 13 Miliar
KESEHATAN

Pemkab TTU Segera Bangun 2 Puskesmas Senilai 13 Miliar

By Redaksi30 Juli 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Leonard Pascal Diaz selaku PPK pada proyek pembangunan 2 gedung Puskesmas di TTU saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Rabu 29 Juli 2020 (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten TTU dalam waktu dekat akan segera membangun 2 puskesmas yang menghabiskan anggaran hingga Rp 13 Miliar.

Kedua gedung megah yang akan dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun anggaran 2020 tersebut yakni Puskesmas Nunpene Kecamatan Miomafo Timur dan Puskesmas Inbate Kecamatan Bikomi Nilulat.

Itu dengan rincian Puskesmas Inbate dibangun menggunakan dana senilai Rp 6.506.500.000. Sementara Puskesmas Nunpene dibangun dengan menggunakan anggaran senilai Rp 6.754.000.000.

“Kalau Puskesmas Inbate yang kerja itu PT Jery Karya Utama dari Kupang, sementara Puskesmas Nunpene pelaksanaannya itu PT Kasih Sejati Perkasa juga dari Kupang,” jelas Leonard Pascal Diaz selaku PPK pada proyek pembangunan kedua gedung tersebut saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (29/07/2020).

Leonard menjelaskan, sesuai kontrak, pekerjaan fisik akan dilaksanakan selama 150 hari kerja. Itu terhitung mulai tanggal 20 Juli hingga 15 Desember 2020.

Untuk saat ini, jelasnya, pihak pelaksana sudah mulai melakukan pematokan di lapangan.

Ia optimistis pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu.

“Dana itu hanya untuk bangunan fisik saja, jadi untuk gedung dan juga pelengkap seperti pagar dan paving block,” jelasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticlePembangunan Puskesmas Bola Diduga Sisakan ‘Utang’ Upah Pekerja
Next Article Sungai Wolowona Didorong Menjadi Akses Pariwisata ke Kelimutu

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.