Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pelabuhan Wini TTU Diusulkan Jadi Tempat Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus
Ekbis

Pelabuhan Wini TTU Diusulkan Jadi Tempat Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus

By Redaksi12 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Kalembu Rihi saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Provinsi NTT, Rabu, 12 Agustus 2020 (Foto: Vox NTT/Tarsi Salmon)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Pelabuhan Wini yang terletak di Desa Humusu C, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diusulkan untuk dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah Timur Indonesia. Pelabuhan ini ada di perbatasan dengan Negara Demokrat Timor Leste.

“Kalau kita mau kembangkan ekonomi Timor ini maka harus dibuat begitu. Kalau tidak nanti Timor ini tetap saja begini,” kata Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Kalembu Rihi kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi NTT, Rabu (12/08/2020).

Oleh karena itu kata dia, Komisi III DPRD NTT memiliki komitmen untuk bersama pemerintah melakukan pengkajian terlebih dahulu.

“Saat ini kita bicarakan untuk dilakukan studi kelayakan. Jika studi kelayakan itu sudah memenuhi syarat maka kita akan usulkan kepada pemerintah pusat,” pungkasnya.

Hugo mengatakan, sebenarnya Pelabuhan Wini jauh lebih strategis ketimbang Pelabuhan Atapupu dari pengembangan ekonomi.

“Komisi III DPRD NTT mendorong pemerintah untuk melakukan pengkajian sejauh mana bisa memenuhi syarat untuk diusulkan kepada pemerintah pusat,” ujarnya.

Kata dia, kalau Pelabuhan Wini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, maka pertumbuhan ekonomi di wilayah Timur akan menjadi besar.

“Dan kita akan mengimbangi perkembangan dan kemajuan di Oecusse. Kelihatannya Oecusse itu jauh lebih maju masa kita kalah dengan mereka,” ungkapnya.

Sejauh ini kata dia, DPRD akan mendorong pemerintah untuk mengkaji hal itu.

“Apalagi di sana pantainya begitu indah dan ada tempat pacuan kuda. Kemudian gunung dan bukitnya juga begitu menarik yang bisa dikembangkan menjadi tempat wisata. Namun semua itu tergantung dari kreativitas pemerintah setempat,” tandasnya.

Ia menegaskan pemerintah bersama DPRD akan mempercepat prosesnya untuk studi kelayakan.

“Karena itu akan menghasilkan investasi besar dan menghasilkan lapangan pekerjaan dan orang bisa bekerja,” kata politisi Golkar itu.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

DPRD NTT Kota Kupang
Previous ArticlePro-Kontra Pembangunan di Mabar, Posisi Pemda Sangat Penting
Next Article KPU dan Bawaslu Gandeng Kepolisian Berantas Ujaran Kebencian Selama Pilkada

Related Posts

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026
Terkini

Algoritma dan Asap Dapur di Manggarai Timur

20 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026

Yohanes Rumat Tanggapi Kritik atas Terpilihnya Kembali sebagai Ketua DPC PKB Manggarai Timur

18 Juni 2026

Kasus Dugaan Korupsi RSU Undana Kupang Naik ke Tahap Penyidikan

18 Juni 2026

Ketika Pendidikan Anak Terancam, Di Mana Peran Keluarga?

16 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.