Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»TTS Zona Hijau, PAUD dan SD Tetap Belajar di Rumah
Pendidikan NTT

TTS Zona Hijau, PAUD dan SD Tetap Belajar di Rumah

By Redaksi14 Agustus 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas P&K TTS, Edison Sipa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saat ini tetap bertahan pada zona hijau atau bebas Covid-19. Kendati demikian, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui tatap muka di sekolah-sekolah tetap diperketat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) TTS Edison Sipa mengatakan, di Kabupaten TTS untuk sementara hanya tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang melakukan KBM tatap muka di kelas.

Hanya saja lanjut dia, pihak sekolah tetap diimbau agar terus memperketat ketentuan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Pengawasan tetap dilaksanakan secara ketat oleh pihak sekolah. Sehingga siswa bisa melaksanakan proses KBM dengan baik,” kata Edison kepada VoxNtt.com, belum lama ini.

Dikatakannya, pelaksanaan KBM di SMP sudah dilaksanakan sejak Juli 2020 lalu.

“Sementara ini, kita masih dalam masa transisi untuk menuju masa normal. Oleh karena itu, jika saja, TTS masih zona hijau maka pada awal September 2020 ini, siswa/i Sekolah Dasar pun bisa mengikuti KBM,” jelasnya.

Sementara, untuk tingkat PAUD dan TK, lanjut Edison, baru akan dilaksanakan tatap muka di kelas pada bulan November 2020 mendatang.

“Dengan demikian, kita berharap agar pada Januari 2021 nanti, proses belajar mengajar tatap muka sudah kembali dilaksanakan seperti sedia kala,” harapnya.

Oleh karena itu, tambah Edison, pihak SMP diminta agar tetap memperketat protokol kesehatan dalam KBM.

“Sementara untuk tibgkatan SD agar mulai mempersiapkan berbagai alat protokol kesehatan. Dengan demikian, di awal bulan September ini, anak-anak sudah bisa bersekolah kembali dalam kondisi aman. Untuk SD harus mulai persiapkan sejak saat ini,” tutup Edison.

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

TTS
Previous ArticlePWMB Rawat Alam di Bulan Kemerdekaan
Next Article Pedagang Senang, Setelah 12 Tahun Pasar di Sikka Akhirnya Diresmikan

Related Posts

SDN Cipedak 01 dan SMP IL Kapten Fatubaa Wakili Indonesia di Ajang AIA Healthiest Schools Asia Pasifik 2026

2 Juni 2026

“Dari Benih ke Pohon”, SMK Negeri 3 Komodo Terus Tumbuh di Usia yang ke-6 Tahun

21 Mei 2026

Bedah Buku “Gigih” Warnai Puncak Expo Pendidikan Manggarai Timur

11 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.