Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Sebelum Bedah Rumah, Nenek Ruth Bermimpi Digandeng Dua Bidadari Cantik
NTT NEWS

Sebelum Bedah Rumah, Nenek Ruth Bermimpi Digandeng Dua Bidadari Cantik

By Redaksi26 November 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah Nenek Ruth saat ini (Foto: Long/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Nenek Ruth Tafui, janda berusia hampir 60 tahun di Desa  Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mulai menempati rumah barunya, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya Nenek Ruth tentu tidak pernah menyangka suatu waktu, kisah hidupnya akan berubah dan tinggal di rumah layak huni. 

Bila selama hidup, dia hanya bisa tinggal di sebuah rumah reyot berdinding pelupuh bambu yang mulai miring ke tanah, saat ini dia bisa menikmati sebuah rumah baru yang layak huni. 

Rumah Nenek Ruth Sebelumnya (Foto: Long/VoxNtt.com)

Bila hari-hari sebelumnya, dia hanya bisa mengelus dada menyaksikan warga sekitar berbondong-bondong mengambil berbagai bantuan sosial, saat ini pun Nenek Ruth sudah turut mengecap berbagai kue bantuan pemerintah.

“Saya sudah dapat bantuan dari desa. Bulan lalu diserahkan langsung Kepala Desa Noinbila,” ujar Nenek Ruth saat dijumpai VoxNtt.com, belum lama ini.  

Sebelumnya,  jika kehidupan Nenek Ruth hanya sendirian di tengah hutan, berteman sunyi alam, namun kisah hidupnya yang mengundang simpati banyak kalangan tersebut membuat orang keluar masuk ke rumahnya. 

Nenek Ruth saat ikut menikmati bantuan pemerintah dengan menerima BLT Desa beberapa watktu lalu

Saat ini di samping rumah lamanya, Nenek Ruth menyaksikan sebuah rumah layak huni yang dibangun atas inisiasi dari pengurus Partai Hanura di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dikomandoi sang Ketua Marten Tualaka, anggota Partai Hanura bergerak cepat. Kurang lebih dua minggu, rumah Nenek Ruth sudah berhasil dibangun.

“Kamis (26/11) pagi ini diresmikan oleh DPD Hanura NTT. Kami senang karena Nenek Ruth sudah senang. Bisa tinggal di rumah baru ini. Kami Partai Hanura juga bangga dengan masyarakat sekitar yang sudah bahu membahu selama ini. Kami bekerja semata-mata karena rasa kepedulian dari nurani kami. Kami ingin masyarakat seperti ini diperhatikan,” ujar Marten Tualaka saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Kamis pagi. 

Lalu adakah kisah lain yang menyertai mujizat  kehidupan Nenek Ruth? Suatu waktu, Nenek Ruth kepada VoxNtt.com berkisah, malam sebelum rumahnya akan dibedah dia bermimpi diangkat dan digandeng dua  bidadari berpakaian putih dan tampak elok parasnya. 

“Malamnya saya tidak bisa tidur. Namun dalam mimpi setengah sadar ada dua bidadari cantik yang mengangkat saya,” kisah Nenek Ruth dalam Bahasa Dawan (Bahasa lokal di Kabupaten Timor Tengah Selatan). 

Penulis: Long
Editor: Ardy Abba

Hanura TTS TTS
Previous ArticleJulie Laiskodat Ajak Masyarakat Gunakan Aplikasi Tik-Tok yang Berbasis Budaya
Next Article Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Tautpah, Polres TTU Tetapkan Dua Orang Tersangka

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.