Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Pria di TTU Ditemukan Tewas Gantung Diri
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Pria di TTU Ditemukan Tewas Gantung Diri

By Redaksi8 Maret 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi gantung diri
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- SN (41), warga Kampung Nesam, RT 004, RW 002, Desa Manunain A, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU, ditemukan tewas gantung diri, Selasa (08/03/2022).

SN yang diketahui selama ini mengidap gangguan kejiwaan tersebut ditemukan tewas gantung diri di pohon nangka depan rumah warga setempat.

Data yang berhasil dihimpun media ini, penemuan kasus tersebut bermula saat warga desa setempat Yuliana Ninik bangun sekitar pukul 05.30 wita.

Saat bangun, Yuliana langsung membuka jendela rumahnya.

Ia pun dikejutkan dengan pemandangan yang dilihatnya, di mana korban nampak gantung diri.

Merasa kaget dan takut, Yuliana pun langsung menyampaikan informasi tersebut ke warga lainnya untuk seterusnya melaporkan ke Polsek Insana.

Pihak Kepolisian Sektor Insana yang mendapatkan informasi tersebut langsung turun ke TKP.

Saat tiba di TKP, polisi mendapati korban sudah terbujur kaku.

Kapolsek Insana Iptu Alfons Nahak dan Camat Insana Alexander Tabesi yang mendapat informasi tersebut pun langsung bergerak cepat turun ke TKP.

Data lainnya yang berhasil dihimpun media ini, korban sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak beberapa waktu lalu.

Bahkan sudah tiga kali korban berusaha melakukan percobaan bunuh diri.

Atas kejadian tersebut, ibu kandung korban menolak untuk dilakukan otopsi atas jenazah korban.

Iptu Alfons mEng ungkapkan, berdasarkan hasil olah TKP, korban murni tewas akibat gantung diri.

Iptu Alfons pun membenarkan jika korban selama ini diketahui memiliki penyakit gangguan kejiwaan.

“Betul gantung diri,” jelas Iptu Alfons yang mengaku saat itu sementara berada di TKP.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Polsek Insana TTU
Previous ArticleDesa Ruan dan Pong Ruang di Matim Siap Dialiri Listrik
Next Article Oxfam Rayakan IWD 2022, Pemimpin Perempuan Harus Didorong

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.