Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Weli Ga Lomi Ditetapkan sebagai Tersangka, Kompak Indonesia Apresiasi Kinerja Polda NTT
HUKUM DAN KEAMANAN

Weli Ga Lomi Ditetapkan sebagai Tersangka, Kompak Indonesia Apresiasi Kinerja Polda NTT

By Redaksi15 November 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Weli Ga Lomi, terduga penyelundupan minyak subsidi dengan menggunakan Kapal Tangker Feri Anugra di Kabupaten Sabu Raijua akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda NTT. Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia pun kinerja instansi yang dipimpin Irjen Pol. Drs. Johni Asadoma, M.Hum.,itu.

“Dukungan total kepada Kapolda NTT dan jajarannya untuk pencegahan dan pemberantasan jaringan mafia Migas di NTT membuahkan hasil yakni Weli Lomi Ga yang terkesan kebal hukum,” kata Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa, dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Selasa (15/11/2022).

Menurut dia, Weli Lomi Ga ditetapkan sebagai tersangka kasus niaga minyak dengan barang bukti satu Kapal Tongkang KM Veri Mas Anugera dan 5 ton BBM.

BACA JUGA: Diduga Diskriminatif dalam Penanganan Mafia Migas, Padma Indonesia Kritik Kinerja Polda NTT

Gabriel pun mengharapkan Krimsus Polda NTT segera memproses hukum oknum EA yang jelas – jelas disebut oleh tersangka MT terkait kasus  minyak subsidi ilegal yang ditangani Polresta Kupang Kota.

Oknum EA juga diduga bermain dalam pusaran minyak subsidi di Kabupaten Sabu Raijua  yang melibatkan Toko Piet Kupang, Antoni Niti Susanto sebagai tersangka tunggal.

“Padahal dalam fakta yang melakukan penimbunan minyak di Kabupaten Sabu Raijua yang ditangkap oleh Krimsus Polda NTT ada tiga pelaku yaitu JT, ZA dan MA,” katanya.

Kompak Indonesia, kata dia, mendukung Polda NTT yang telah menetapkan tersangka agar segera memberikan kepastian hukum dan memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat NTT. Sehingga Polri menjadi pengayom dan garda terdepan dalam penegakan hukum yang menajam ke atas dan ke bawah. (VoN)

Gabriel Goa Kompak Kompak Indonesia Polda NTT
Previous ArticlePekerjaan Jalan Beremuti Terhambat, CV Putra Buana Terancam di-PHK
Next Article Terus Berinovasi, Imigrasi segera Luncurkan Program Visa Second Home

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.