Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Gandeng Para Kadis P dan K, BGP NTT Bahas Soal Flobamorata Bergerak
Pendidikan NTT

Gandeng Para Kadis P dan K, BGP NTT Bahas Soal Flobamorata Bergerak

By Redaksi22 Desember 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Manajer Provincial INOVASI NTT Hironimus Sugi saat memberikan materi di Hotel Aston Kupang, Rabu (20/12)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Diskusi Flobamorata Bergerak untuk Refleksi dan Tindak Lanjut Desiminasi Praktik Baik Asesmen dan Pembelajaran Berdiferensiasi (Reading Camp) Jenjang Sekolah Dasar kepada Penggerak Komunitas Belajar  dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Rabu (20/12/2022).

Diskusi ini melibatkan komunitas belajar dan Kepala Dinas P dan K dari kabupaten/kota di NTT. Diskusi yang digelar di Hotel Aston Kupang ini membahas tentang masukan dan ide dari para Kepala Dinas P dan K yang ikut terlibat. INOVASI juga turut diundang.

Kepala BGP NTT, Wirman Kasmayadi pada kesempatan itu mengatakan pentingnya melakukan asesmen.

“Hanya dengan asesmen baru kita tahu masalah pendidikan kita ada dimana,” katanya.

Sementara itu, Manajer Provincial INOVASI NTT, Hironimus Sugi memaparkan bahwa di masa pandemi tingkat literasi dasar untuk SD di NTT mengalami ketertinggalan.

“Kita tertinggal 24-41 bulan selama Covid-19. BGP dan INOVASI akan melakukan asesmen itu. Pemetaan untuk mengukur kemampuan anak setiap waktu,” katanya.

Menurutnya, diskusi PGP dan komunitas belajar bertujuan memberikan masukan dan juga pencapaian agar melihat apa yang perlu diperbaiki ke depan.

Kadis P dan K Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe juga turut hadir dalam sesi diskusi itu.
Mathildis kemudian menyampaikan bahwa terkadang hasil penerapannya beda di lapangan.

“Pada prinsipnya ini satu kesatuan. Kami sampaikan terimakasih. Di Ende hampir semua guru penggerak kira dorong untuk jadi kepala sekolah,” kata dia.

Baginya, mendorong agar Guru Penggerak di Ende  memiliki jabatan kepala sekolah punya tujuan yang baik.

“Memudahkan kami untuk mendorong percepatan penerapan kurikulum merdeka,” katanya.

Sementara, Kadis P dan K Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo mengatakan bahwa agar tujuan pemberantasan tingkat literasi dasar yang rendah melalui guru penggerak dan komunitas belajar di Ngada, pihaknya punya langkah strategis.

“Di Ngada kami buat dengan keputusan. Kita belum optimal memberikan pendampingan kepada guru penggerak,” ujarnya.

Sisi lain, demikian Vinsensius, terdapat bentrok kebijakan antara kementerian dan juga daerah.

“Kami mendorong agar siapkan anggaran untuk mendukung kegiatan guru penggerak dan merdeka belajar,” tandasnya.

Kadis P dan K Kota Kupang Dumuliahi Djami memaparkan bahwa di Kota Kupang tahun 2023
memiliki  aplikasi untuk guru akses perangkat pembelajaran.

“Kita punya lopo lopo pintar di kelurahan,” katanya.

Meski begitu, menurut Dumul, tingkat literasi dasar yang masih ada pada siswa sekolah dasar di Kota Kupang.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba

Inovasi Kota Kupang Program INOVASI Sumba
Previous ArticleKasus Dugaan Ijazah Palsu Ditangani 8 Tahun, Padma Indonesia Kecam Polres Ngada
Next Article Resmikan RSUD Komodo Wings International, Melki Laka Lena Apresiasi Menkes RI

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

SPPG Oebobo TDM Tidak Beroperasi Sementara, Pengelola Sebut Kendala Pengadaan Bahan Baku

9 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.