Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Padma Indonesia Dorong Melki-Johni Buat 500 Paspor untuk Calon PMI NTT yang Lulus Pelatihan
Human Trafficking NTT

Padma Indonesia Dorong Melki-Johni Buat 500 Paspor untuk Calon PMI NTT yang Lulus Pelatihan

By Redaksi19 Februari 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT – Melki Laka Lena dan Johni Asadoma (Melki-Johni) dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Kamis, 20 Februari 2025.

Keluarga besar Padma Indonesia mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut dan berharap program konkret dalam seratus hari pertama kepemimpinan mereka dapat memberi dampak positif, khususnya bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal NTT.

Ketua Dewan Pembina Padma Indonesia, Gabriel Goa, mengusulkan beberapa program yang diharapkan dapat terlaksana selama masa kepemimpinan Melki-Johni, yaitu pemberantasan perdagangan manusia (human trafficking) dan penyediaan paspor resmi untuk calon PMI.

Gabriel mengusulkan agar Melki-Johni bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melindungi warga NTT dari jaringan perdagangan manusia.

Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah melalui Program 100 Hari yang bertujuan memberikan 500 paspor resmi kepada calon PMI asal NTT yang telah menyelesaikan pelatihan kerja dan memperoleh sertifikat kompetensi.

Dengan paspor resmi, calon PMI dapat berangkat secara legal, menghindari jalur ilegal, dan terhindar dari sindikat perdagangan manusia.

Selain itu, Padma Indonesia juga mengusulkan pembukaan rekening untuk 500 PMI asal NTT bekerja sama dengan Bank NTT.

Menurut Gabriel, rekening ini akan digunakan untuk menampung remitansi dan tabungan yang dapat dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang setelah kembali ke tanah air, seperti usaha di bidang kuliner, pariwisata, salon, bengkel, pertanian, peternakan, atau perikanan.

Program lainnya adalah peningkatan keterampilan dan perlindungan hukum. 500 PMI asal NTT akan dibekali keterampilan bahasa asing, pengetahuan tentang hukum dan budaya negara tujuan, serta perlindungan hukum dan hak asasi manusia (HAM).

“Mereka juga akan dilatih menjadi Duta Pariwisata NTT dan Misionaris Awam di negara tujuan,” kata Gabriel.

Kolaborasi dengan misionaris asal NTT yang tersebar di berbagai negara diharapkan dapat memperluas jaringan dan mendukung kontribusi mereka di luar negeri.

Dengan langkah-langkah ini, Padma Indonesia yakin bahwa bersama Melki-Johni, PMI asal NTT akan menjadi lebih unggul, legal, dan berperan sebagai duta pariwisata Nusa Tenggara Timur.

Program-program ini diharapkan mendukung kemajuan NTT dan kesejahteraan PMI, serta meningkatkan citra NTT di kancah internasional. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gabriel Goa Human Trafficking Johni Asadoma Melki Laka Lena PADMA Indonesia
Previous ArticleKunjungan Cristiano Ronaldo ke Kupang: Simpang Siur dan Kekecewaan Publik
Next Article Bea Cukai Labuan Bajo Gencar Lakukan Penindakan terhadap Peredaran Rokok Ilegal di Flores

Related Posts

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.