Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Banjir Bandang Terjang Desa Manong Manggarai, Dapur dan WC Warga Hanyut
Pojok Info

Banjir Bandang Terjang Desa Manong Manggarai, Dapur dan WC Warga Hanyut

By Redaksi15 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hujan deras dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir bandang di Dusun Lada, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir bandang di Dusun Lada, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Rabu, 13 Mei 2026. Banjir terjadi setelah gorong-gorong di wilayah tersebut tidak mampu menampung debit air hujan yang meningkat drastis.

Arus banjir membawa material lumpur, batu, dan kayu hingga meluap ke permukiman warga. Akibatnya, dapur dan WC milik Mikael Jarut dilaporkan hanyut tersapu banjir.

Selain itu, rumah milik Damianus Tarus yang berada di sekitar aliran banjir turut terdampak. Material berupa batu dan lumpur masuk hingga ke dalam rumah warga tersebut.

Warga menyebut banjir mulai meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah Rahong Utara sejak siang hari. Debit air yang terus meningkat membuat saluran drainase dan gorong-gorong yang ada tidak mampu menahan aliran air.

Menurut laporan warga kepada media ini, ukuran got atau saluran drainase yang terlalu kecil menjadi salah satu penyebab utama banjir bandang kembali meluap ke permukiman masyarakat.

Warga menilai banjir bandang yang terjadi dua bulan lalu memiliki dampak lebih besar dibandingkan peristiwa kali ini. Namun mereka khawatir bencana serupa akan terus berulang apabila tidak ada penanganan permanen dari pemerintah.

Masyarakat setempat berharap pemerintah segera membangun kali permanen dengan ukuran lebih besar agar aliran air dapat tertampung dengan baik dan tidak lagi mengancam rumah warga di sekitar bantaran banjir.

Selain itu, warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai segera melakukan normalisasi saluran air dan penanganan kawasan rawan banjir di Desa Manong guna mencegah kerusakan yang lebih besar pada musim hujan berikutnya.

Kontributor: Leo Jehatu

Desa Manong Dusun Lada Kabupaten Manggarai Kecamatan Rahong Utara Manggarai
Previous ArticleHujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga di Rahong Utara Tertimpa Pohon Mahoni
Next Article Jalan Tuhan: Ibu, Ujung, dan Pangkal Semua Jalan Hidup Kita

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.