Ruteng, VoxNTT.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir bandang di Dusun Lada, Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Rabu, 13 Mei 2026. Banjir terjadi setelah gorong-gorong di wilayah tersebut tidak mampu menampung debit air hujan yang meningkat drastis.
Arus banjir membawa material lumpur, batu, dan kayu hingga meluap ke permukiman warga. Akibatnya, dapur dan WC milik Mikael Jarut dilaporkan hanyut tersapu banjir.
Selain itu, rumah milik Damianus Tarus yang berada di sekitar aliran banjir turut terdampak. Material berupa batu dan lumpur masuk hingga ke dalam rumah warga tersebut.
Warga menyebut banjir mulai meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah Rahong Utara sejak siang hari. Debit air yang terus meningkat membuat saluran drainase dan gorong-gorong yang ada tidak mampu menahan aliran air.
Menurut laporan warga kepada media ini, ukuran got atau saluran drainase yang terlalu kecil menjadi salah satu penyebab utama banjir bandang kembali meluap ke permukiman masyarakat.
Warga menilai banjir bandang yang terjadi dua bulan lalu memiliki dampak lebih besar dibandingkan peristiwa kali ini. Namun mereka khawatir bencana serupa akan terus berulang apabila tidak ada penanganan permanen dari pemerintah.
Masyarakat setempat berharap pemerintah segera membangun kali permanen dengan ukuran lebih besar agar aliran air dapat tertampung dengan baik dan tidak lagi mengancam rumah warga di sekitar bantaran banjir.
Selain itu, warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai segera melakukan normalisasi saluran air dan penanganan kawasan rawan banjir di Desa Manong guna mencegah kerusakan yang lebih besar pada musim hujan berikutnya.
Kontributor: Leo Jehatu

