Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Sidang Gugatan Kakak Beradik terhadap Paman di Kupang Ditunda karena Majelis Hakim Sakit
HUKUM DAN KEAMANAN

Sidang Gugatan Kakak Beradik terhadap Paman di Kupang Ditunda karena Majelis Hakim Sakit

By Redaksi30 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penggugat dan tim kuasa hukum (Foto: Ronis Natom/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Sidang perkara perdata terkait gugatan kakak beradik terhadap paman kandung dan sejumlah pihak atas pengalihan dua sertipikat tanah di Kupang ditunda. Penundaan dilakukan karena Ketua Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut sedang sakit.

Gugatan tersebut diajukan oleh Yohanes Dillan Perry Man dan Cecilia Anggi Monalisa Man terhadap paman kandung mereka, Imron Supardi, dan sejumlah pihak lain. Sidang perdana yang dijadwalkan pada Selasa, 30 September 2025 di Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A, seharusnya mengagendakan pembacaan gugatan.

“Hari ini agendanya, perkara perdata gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang teregister dengan Nomor Perkara: 235/Pdt.G/2025/PN Kpg di Pengadilan Negeri Kupang kelas 1 A, agenda hari ini adalah Pembacaan gugatan, akan tetapi ketua Majelis Hakim perkara yang memeriksa perkara sedang sakit, sehingga sidang ditunda ke tanggal 14 Oktober 2025 untuk agenda,” kata Tim Kuasa Hukum Penggugat, Frangky Roberto Wiliem Djara, kepada VoxNtt.com, Selasa petang.

Dalam perkara ini, Imron Supardi yang berdomisili di Jalan W. J. Lalamentik, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, menjadi tergugat pertama.

Selain itu, terdapat tiga pihak tergugat lainnya, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kupang sebagai tergugat kedua, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Christa Jaya, dan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kupang.

Kuasa hukum penggugat menyebutkan bahwa objek sengketa dalam perkara ini adalah dua sertipikat tanah, yakni Sertipikat Hak Milik Nomor: 94/Desa Oetete tertanggal 15 Maret 1986 dan Sertipikat Hak Milik Nomor: 277/Kelurahan Oetete tertanggal 23 Juni 1992.

Tim kuasa hukum menilai tindakan Imron Supardi selaku tergugat pertama yang melakukan balik nama atas kedua sertipikat tanpa sepengetahuan penggugat merupakan perbuatan melawan hukum.

“Menyatakan perbuatan Tergugat II yang telah menerima dan menjadikan Sertipikat Hak Milik Nomor: 94/Desa Oetete tanggal 15 Maret 1986 (Objek Sengketa I) dan Sertipikat Hak Milik Nomor: 277/Kelurahan Oetete tanggal 23 Juni 1992 (Objek Sengketa II) sebagai jaminan hutang adalah batal demi hukum,” katanya.

Selain itu, pihak penggugat juga meminta agar Majelis Hakim menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk mengembalikan kedua bidang tanah tersebut dalam keadaan kosong tanpa beban, baik dari tangan mereka sendiri maupun pihak lain atas izin mereka.

Sidang selanjutnya dijadwalkan akan digelar pada 14 Oktober 2025 dengan agenda pembacaan gugatan.

Penulis: Ronis Natom

Kota Kupang Pengadilan Negeri Kupang PN Kota Kupang
Previous ArticleWali Kota Kupang Batasi Jam Hiburan Malam, PSMTI Beri Dukungan Penuh
Next Article 97 UMKM Meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.