Borong, VoxNTT.com – Upaya memperkuat komitmen bersama lintas sektor sedang digalakan Pemerintah Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur melalui Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Puskesmas Benteng Jawa.
Sejumlah isu kesehatan, seperti penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi hingga penguatan pelayanan ibu dan anak di wilayah itu akan menjadi penanganan bersama lintas sektor demi derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 1612-04 Elar turut mengambil peran dan mendukung penuh upaya Pemerintah Kecamatan Lamba Leda menangani sejumlah isu kesehatan tersebut.
Perwakilan Koramil 1612-04 Elar, Serka A. Malik menyampaikan kesiapan penuh pihaknya untuk bersinergi menangani masalah kesehatan, mulai dari penurunan stunting hingga penguatan pelayanan ibu dan anak.
“TNI mendukung penuh upaya kesehatan dan mendukung penuh program-program Puskesmas Benteng Jawa yang menyentuh langsung kebutuhan warga, seperti stunting,” ujar Serka Malik dalam Rapat Minilokakarya Lintas Sektoral Triwulan yang digelar di Aula UPTD Puskesmas Benteng Jawa, Desa Tengku Leda, Selasa, 7 Oktober 2025.
Pada kesempatan itu Malik menegaskan, TNI akan selalu hadir bersama pemerintah dan masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan kesehatan yang baik di Lamba Leda.
Menurutnya, kesehatan adalah pondasi utama stabilitas sosial dan TNI terpanggil untuk ambil bagian.
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Buru Lana mengatakan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tanggung jawab para pelayan kesehatan.
Rapat Minilokakarya ini, kata dia, merupakan forum strategis agar seluruh stakeholder memahami perannya masing-masing dalam upaya menangani isu stunting, cakupan imunisasi hingga penguatan pelayanan ibu dan anak di Lamba Leda.
“Melalui forum ini saya berharap seluruh stakeholder paham perannya masing-masing, karena hal ini merupakan upaya dan tanggung jawab kita semua untuk membangun masyarakat yang sehat dan tangguh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Benteng Jawa, Geradus Hasu berharap, minilokakarya ini dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi nyata agar bisa diimplementasikan di lapangan demi kesejahteraan menyeluruh masyarakat Lamba Leda.
Ia juga sedang menyiapkan langkah strategis yang akan diterapkan ke depan untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan serta capaian kinerja Puskesmas.
Penulis: Berto Davids

