Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Anggota DPRD Kota Kupang Ditahan, Hanura Tunggu Arahan soal PAW
HUKUM DAN KEAMANAN

Anggota DPRD Kota Kupang Ditahan, Hanura Tunggu Arahan soal PAW

By Redaksi29 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPC Hanura Kota Kupang, Indra Wahyudi Erwin Gah (Foto: Expontt)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Anggota DPRD Kota Kupang, Mokrianus Lay resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Kupang pada Rabu, 28 Januari. Politikus yang akrab disapa Mokris itu ditahan terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga dan penelantaran.

Mokris dilaporkan oleh mantan istrinya, Anggi Widodo, ke Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT). Hingga kini, proses hukum terhadap yang bersangkutan masih berjalan.

Menanggapi status hukum Mokris, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Kupang menyatakan belum mengambil keputusan terkait Pergantian Antar Waktu (PAW). Partai masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura NTT.

Ketua DPC Hanura Kota Kupang, Indra Wahyudi Erwin Gah mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan koordinasi internal, terutama dengan pengurus Hanura di tingkat provinsi.

“Sikap partai saat ini, kami dari DPC Hanura Kota Kupang segera berkoordinasi dengan Hanura Provinsi. Tinggal bagaimana provinsi mengambil sikap ke DPP seperti apa,” ujar Erwin Gah, Kamis, 29 Januari 2026.

Menurut Erwin, DPC Hanura Kota Kupang tidak dapat serta-merta mengusulkan PAW tanpa melalui mekanisme organisasi dan aturan yang berlaku.

“Jadi kita menunggu arahan dari provinsi,” jelasnya.

Erwin menyebutkan, secara normatif partai politik memang memiliki ketentuan yang mengatur langkah tegas terhadap kader yang tersandung persoalan hukum.

Namun, keputusan tersebut tetap harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Hanura serta regulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Sebenarnya kalau ikut aturan, maka organisasi sudah harus mengambil langkah tegas. Tapi tidak serta-merta kita langsung ambil sikap PAW,” katanya.

Ia menambahkan, secara prosedural pengusulan PAW berada di tingkat DPC, tetapi tetap harus diajukan dan diproses melalui kepengurusan provinsi.

“Kalau soal alur PAW itu nanti yang usulkan ke provinsi itu kami dari DPC Hanura, namun berdasarkan aturan, baik AD/ART maupun aturan dari KPU,” ujar Erwin.

Selain itu, DPC Hanura Kota Kupang juga masih mempertimbangkan apakah PAW dapat dilakukan saat perkara belum berkekuatan hukum tetap atau harus menunggu putusan inkrah.

“Kita harus lihat lagi aturan dari KPU, apakah sudah memenuhi syarat, baik dari sisi AD/ART Hanura maupun KPU. Apakah kita harus PAW sekarang atau menunggu putusan inkrah,” ujarnya.

Penulis: Ronis Natom

DPRD Kota Kupang Hanura Hanura Kota Kupang Kejari Kota Kupang Mokrianus Lay
Previous ArticleEnam Mantan Anggota DPRD Kota Kupang Belum Kembalikan Uang Temuan BPK
Next Article Pendidikan Karakter, Benteng Terakhir Remaja

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.