Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Gubernur NTT Datangi Keluarga YBS, Sampaikan Permohonan Maaf atas Kelalaian Negara
Pojok Info

Gubernur NTT Datangi Keluarga YBS, Sampaikan Permohonan Maaf atas Kelalaian Negara

By Redaksi7 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena saat mendatangi keluarga YBS, siswa sekolah dasar berusia 10 tahun asal Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, yang meninggal secara tak wajar pada Sabtu siang, 7 Februari 2026 (Foto: Facebook Melki Laka Lena)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena mendatangi keluarga YBS, siswa sekolah dasar berusia 10 tahun asal Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, yang meninggal secara tak wajar pada Kamis, 29 Januari 2026 lalu.

Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk belasungkawa sekaligus refleksi atas peran negara dalam melindungi anak.

“Di hadapan ibu, nenek, dan kakak YB, saya menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian negara dan pemerintah yang belum sepenuhnya hadir menjaga anak-anak kita,” kata Melki saat bertemu keluarga korban pada Sabtu siang, 7 Februari 2026.

Melki mengatakan, peristiwa tersebut mengguncang nurani banyak pihak dan menjadi peringatan keras bagi pemerintah maupun masyarakat. Ia menegaskan, “peristiwa ini harus menyadarkan kita untuk lebih peduli, lebih peka, dan lebih cepat bertindak.”

Menurut dia, anak-anak tidak boleh merasa sendirian, diabaikan, atau kehilangan harapan.

Karena itu, Melki meminta seluruh jajaran pemerintah di NTT bekerja lebih serius agar pendidikan, bantuan sosial, dan layanan publik benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

“Kita mungkin memiliki banyak keterbatasan, tetapi kepedulian tidak boleh terbatas,” ujar Melki.

Ia menambahkan, meski YBS telah meninggal, pesan yang ditinggalkan harus dijaga oleh semua pihak.

Menurut Melki, peristiwa tersebut menjadi pengingat untuk saling menyapa, saling membantu, dan bekerja dengan hati.

“Semoga kepergiannya menjadi cambuk bagi kita semua untuk bekerja lebih baik, lebih adil, dan lebih manusiawi ke depan,” ucap dia.

Melki menyebut kehadirannya ke rumah keluarga korban bukan sekadar menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menjadi momen introspeksi yang mendalam bagi dirinya dan seluruh jajaran pemerintah.

Dalam kunjungan itu, Melki didampingi Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTT. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Kabupaten Ngada Kecamatan Jerebu’u Melki Laka Lena Ngada
Previous ArticleGubernur NTT Dorong Proses Hukum Pihak yang Mempermainkan Data Kemiskinan
Next Article Berkarakter Garam dan Terang dengan Berbagi Kasih dalam Roh

Related Posts

Dua Rumah di Reok Barat Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

2 Agustus 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.