Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»BI NTT Pentaskan Tari Tradisional di Bandara Komodo
Seni dan Budaya

BI NTT Pentaskan Tari Tradisional di Bandara Komodo

By Redaksi22 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kita berharap sektor kesenian bisa mengambil peran dalam mendukung pembangunan kepariwisataan ke depan.  Para pelaku seni juga harus terus bersemangat dalam melestarikan kesenian lokal yang ada di daerah ini

Labuan Bajo, VoxNtt.com – Dalam rangka mendukung pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Bank Indonesia (BI) gelar pementasan tarian tradisional di Bandara Komodo,Labuan Bajo, Sabtu (22/10).

Pementasan tarian tradisional Manggarai yang diramaikan beberapa  sanggar  dari seputar Labuan  ini merupakan bagian dari program sosial (BI) dalam memperkenalkan  tarian tradisional khas Manggarai bagi para wisatawan.

“Kita mau menunjukan kepada wisatawan bahwa kita tidak hanya memiliki kiendahan alam saja, kita juga punya keragaman budaya yang dapat menjadi salah satu faktor pendukung pembangunan sektor pariwisata,”kata Naek Tigor, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Nusa  Tenggara Timur Sinaga.

Menurut Sinaga, kesenian juga mendapat tempat dalam membangun sektor kepariwisataan di Manggarai Barat ke depan. Melalui kegiatan ini dia  berharap komunitas seni di Labuan Bajo terus berkomitmen dalam melestarikan kesenian tradisional yang ada di daerah tersebut.

“Kita berharap sektor kesenian mengambil peran dalam mendukung pembangunan kepariwisataan kedepan, para pelaku seni juga harus terus bersemangat dalam melestarikan kesenian lokal yang ada di daerah ini,”ujarnya.

Hadir dalam kegiatan pementasan tarian tradisional tersebut Asisten II Setda Mabar Martinus Ban, Kepala Bappeda Mabar Aleksius Saryono serta perwakilan beberapa tokoh masyarakat.

Sementara sanggar yang meramaikan acara tersebut diantaranya Sanggar I Production dengan tarian tiba meka, Sanggar Molas Naga Komodo dengan tarian Ombeng, serta tarian selendang yang dipentaskan oleh sanggar Wae Mose. (Eyo/VoN)

 

Previous ArticleMasyarakat Belum Dikatakan Makan, Jika Belum Makan Nasi
Next Article Lewat Festival WAIHUMBA V, Masyarakat Adat Sumba Terhubung Melestarikan Alam

Related Posts

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Festival FEAST di Labuan Bajo Tampilkan Olahan Songkol dan Tapa Kolo

5 Mei 2026

Gubernur NTT: Tenun Ikat Bukan Sekadar Kain, Melainkan Identitas Daerah

14 Desember 2025
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.