Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»90 Mahasiswa Undana Kupang Gelar KKN di TTU
MAHASISWA

90 Mahasiswa Undana Kupang Gelar KKN di TTU

By Redaksi9 April 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Mahasiswa KKN dari Kampus Undana saat diterima oleh wakil Bupati TTU, Aloysius Kobes, S.Sos di ruang rapat kantor bupati
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Sebanyak 90 mahasiswa dari Universitas Negeri Nusa Cendana Kupang terhitung sejak tanggal 09 April hingga 09 Juni 2018 akan menggelar kuliah kerja nyata (KKN) di sejumlah desa di Kabupaten TTU.

Para mahasiswa dari kampus yang dipimpin oleh Prof. Dr. Fred Benu itu datang dengan didampingi oleh 5 orang dosen pembimbing.

Mereka disambut oleh Wakil Bupati TTU Aloysius Kobes di ruang rapat kantor Bupati, Senin (09/04/2018).

Koordinator wilayah (korwil) Dosen pembimbing lapangan untuk Kabupaten TTU, Dominggus Osa saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan, selama dua bulan ke depan para mahasiswa tersebut akan disebar di-13 desa di Kecamatan Insana, Insana Barat, dan Noemuti.

Untuk wilayah kecamatan Insana terdapat di Desa Oenbit, Manunain A, Manunain B, Botof, Ainiut dan Loeram.

Sedangkan Kecamatan Noemuti terdapat di Desa Bijeli, Kiuola, Noemuti, Oeperigi dan Seo.

Selanjutnya, untuk wilayah Kecamatan Insana Barat para mahasiswa KKN tersebut akan disebar di Desa Banae dan Subun.

“Nanti para mahasiswa kita sebar di-13 desa yang terdapat di tiga kecamatan, masing-masing desa berkisar antara 5-7 orang mahasiswa,” tutur Dominggus.

Ia menjelaskan, KKN ini bertujuan agar para mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di dunia kampus bagi pembangunan masyarakat di desa.

Ilmu itu, baik untuk membantu menata administrasi pemerintahan desa maupun melatih teknologi tepat guna bagi masyarakat.

Dia berharap agar kehadiran para mahasiswa KKN dapat diterima dengan baik oleh masyarakat maupun pemerintah desa. Sehingga hasil dari pengabdian mereka bisa sesuai dengan yang diharapkan.

Sementara itu, Wakil bupati Aloysius Kobes kepada awak media menyatakan pihaknya sudah berkomitmen agar selalu menerima mahasiswa dari kampus manapun yang ingin menggelar KKN di kabupaten itu.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di desa membawa kontribusi besar terutama dalam hal pembangunan, baik itu pada penataan administrasi maupun ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi peningkatan sumber manusia dari masyarakat di wilayah tersebut.

“Kita selalu welcome bagi mahasiswa dari kampus manapun yang ingin melakukan KKN di Kabupaten TTU karena memang kehadiran mereka (mahasiswa) membawa dampak positif yang cukup besar bagi pembangunan di tingkat desa,” tutur mantan Camat Kota Kefamenanu tersebut.

Kobes menambahkan, dalam pertemuan dengan para mahasiswa dan dosen Undana Kupang, ia sudah mengimbau agar dalam pelaksanaan program nantinya lebih banyak kepada kegiatan non fisik dibanding kegiatan fisik.

Itu seperti penyuluhan terkait 4 pilar kebangsaan dan juga pengembangan teknologi tepat guna.

Lebih jauh, sosok yang sudah 2 periode menjabat sebagai wakil bupati tersebut berharap agar dalam pelaksanaan program kerja di desa nanti, para mahasiswa bisa berkoordinasi dengan organisasi pemerintah daerah. Sehingga nantinya bisa berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleKejari TTU Periksa Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Lanaus
Next Article Kapolres Manggarai Tanggapi Permintaan TPDI

Related Posts

Polemik Rektor STIKES Nusantara Dikeluarkan dari Grup WhatsApp LLDIKTI Berakhir

16 April 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Asistensi Paskah Berbasis Budaya di Stasi Mocok

12 April 2026

Belajar dari Wae Nenda, Ketulusan Umat Jadi Cermin Calon Pendidik

7 April 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.