Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Reuni SMPN 1 Wewewa Timur Bahas Masalah Sarana dan Prasarana
Pendidikan NTT

Reuni SMPN 1 Wewewa Timur Bahas Masalah Sarana dan Prasarana

By Redaksi15 Desember 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Sekolah SMPN 1 Wewewa Timur, Adriana Daindo (jas hitam) menyuguhkan Tumpeng bagi undangan. (Foto: AH).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT- Sekolah Menengah Pertama Negeri  (SMPN) 1 Wewewa Timur menggelar acara reuni alumni. Itu merupakan reuni pertama, sejak sekolah itu didirikan pada 1977 atau 41 tahun lalu.

Ratusan alumni hadir dalam reuni akbar yang digelar di halaman sekolah itu, di jalan Elopada, Desa Kalembu Ndaramane, Sumba Barat Daya (SBD), Jumat  (14/12/18) siang. Alumni yang hadir berasal dari angkatan 1981-2017.

Hadir pula dalam acara itu Asisten 1 Kabupaten SBD, Fransiskus M. Adi Lalo, Camat Wewewa Timur, Timotius B. Laro, Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Enos Eka Dede, Ketua Yayasan Tunas Timur, Pendeta Soleman Lende Dappa termasuk Babinsa dan para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Sekolah SMPN 1 Wewewa Timur memotong Tumpeng didampingi salah satu alumni. (Foto: AH).

Kepala Sekolah, Adriana Daindo, saat diwawancarai VoxNtt.com mengatakan, acara reuni ini sengaja digelar untuk membahas masalah kekurangan sarana dan prasarana pada sekolah itu.

“Kurangnya sarana dan prasarana pendukung pengembangan pembangunan untuk peningkatan mutu pendidikan, adalah dasar pelaksanaan kegiatan reuni ini,” ungkap Adriana.

Adapun yang diharapkan civitas sekolah itu, dengan dibahasnya persoalan yang sedang dihadapi sekolah itu dalam acara reuni, bisa menggugah hati para alumni dan pemerintah daerah setempat, agar memberikan perhatian serius demi kelancaran penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di sekolah yang berdiri pada 1981 itu.

Fasilitas yang saat ini dibutuhkan sekolah itu kata Adriana adalah, pembangunan Stadion Mini untuk menunjang aktivitas olahraga siswa. Menurut Adriana, fasilitas olahraga ini penting, karena akan meningkatkan motivasi siswa untuk datang ke sekolah.

Selain Stadion Mini, sekolah itu juga membutuhkan pagar tembok sekolah yang permanen serta  ketersediaan air bersih dan beberapa fasilitas lainnya.

Acara itu diawali dengan doa bersama, pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah dan dilanjutkan pentas seni oleh siswa dan siswi SMPN 1 Wewewa Timur.

Menanggapi keluhan sekolah ini, Asisten 1 Kabupaten SBD, Fransiskus m. Adi lako dalam sambutannya menyampaikan, akan menindaklanjuti permohonan sekolah itu.

Dia mengatakan, akan menyampaikan hal itu kepada Pemda dan dinas terkait, Dinas Pendidikan untuk secepatnya direalisasikan.

Asisten Fransiskus juga menyampaikan, fasilitas, sarana dan prasarana sangat penting untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah itu. Apa lagi, saat ini SMPN 1 Wewewa Timur itu sudah ditetapkan sebagai sekolah rujukan, sekaligus salah satu parameter bagi sekolah-sekolah lain di SBD.

Sekadar diketahui, sejak didirikan, sekolah ini sudah menorehkan banyak prestasi, yang mengharumkan nama Kabupaten SBD di tingkat Provinsi bahkan Nasional khususnya di bidang non akademik.

Saat ini, alumni sekolah itu juga sudah banyak yang mengabdi bagi negara di multi sektor baik di bidang pendidikan, kesehatan, pemerintahan, politik, hukum maupun ekonomi.

Penulis: AH

Editor: Boni J

Reuni SMPN 1 Wewewa Timur Sumba Barat Daya
Previous ArticleDermaga Borong Jebol, Ekonomi Masyarakat Lumpuh
Next Article Milenial: Generasi anti Isu Identitas

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.