Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»328 Warga Binaan di Lapas Kelas II A Kupang Memilih
Regional NTT

328 Warga Binaan di Lapas Kelas II A Kupang Memilih

By Redaksi17 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Lapas Dewasa Kelas II A, Badarudin saat berpose di latar TPS 15 di Lapas. (Foto: Ronis/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT –326 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Dewasa Kelas II A Kupang di Kelurahan  Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ikut memilih Presiden, DPR/DPRD dan DPD.

Kepada VoxNtt.com, Rabu 17 April 2019 Kepala Lapas (Kalapas), Badarudin menyampaikan, dalam Lapas Dewasa Kelas II A Kupang sendiri terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 015 dan 016,

Dijelaskan Badarudin, sebenarnya warga binaan di Lapas itu ada 326 tetapi ditambah dua warga pindahan dari Lapas lain menjadi 328 orang. 328 orang itu kata dia, semuanya memilih.

“Luar biasa. Di sini meriah sekali, ada dua TPS. TPS 15 dan 16. Semuanya ada 328 orang. Mereka antusias sekali. Mereka sudah yakin dengan pilihan. Mudah-mudahan tidak ada surat suara yang rusak,” jelas Badarudin saat disambangi VoxNtt.com di TPS.

Lanjut dia, semua KPPS dan anggotanya adalah pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B.

Panitia Pemungutan Suara di Lapas Dewasa, Kelas II A, Kupang. (Foto: Ronis/Vox NTT).

Pantauan VoxNtt.com, pemungutan suara di dua TPS dalam Lapas ini, sangat unik karena semua Panitia Pelaksana mengenakan busana adat.

Badarudin menjelaskan, momen Pemilu yang diselenggarakan lima tahun sekali mesti disambut dengan meriah.

Soal busana adat, Ia menjelaskan, nenek moyang kita sudah setengah mati menciptakan karya luar biasa seperti kain dan pakaian adat.

“Kita lestarikan apa yang sudah jadi warisan. Selain itu juga membantu UMKM di sini. Kan relevansi dengan perintah Gubernur. Ini hari momen bersejarah, pemilihan Presiden dan Legislatif kan sekali dalam lima tahun. Di sini mereka pakai pakaian adat dari Sumba, Rote, Adonara dll,” jelasnya.

Hingga pukul 11.30 pemungutan suara di TPS 15 sudah berakir dari DPT sedangkan pada TPS 16 masih sementara berlangsung dengan aman.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Badarudin Kabupaten Kupang Lapas Dewasa Kelas II A Kupang
Previous ArticleIbu Pertiwi Butuh Pemimpin yang Bisa Mewujudkan Cita-cita Kemerdekaan
Next Article DPT Tercecer, KPU TTS Dinilai tak Cermat

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.