Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»TNI Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Warga Desa Bela
NTT NEWS

TNI Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Warga Desa Bela

By Redaksi12 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Masyarakat Desa Beja dan Bela di Kecamatan Bajawa saat mendengarkan materi wawasan kebangsaan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Dandim 1625 Ngada, Letnan kolonel Infantri I Made Putra Suartawan memberikan materi dan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan kepada 90 orang masyarakat di Kantor Desa Bela, Kecamatan Bajawa, Rabu (09/10/2019).

Desa Bela merupakan lokasi pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106.

Pemberian materi itu dikabarkan bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme, serta menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Dandim Suartawan memberikan penyuluhan dalam kapasitasnya sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-106 yang membawahi lima desa di Kecamatan Bajawa.

Materi wawasan kebangsaan juga menjadi salah satu agenda kegiatan non-fisik dalam kegiatan TMMD ke-106.

Dandim Suartawan dalam penyampaian materi itu didampingi oleh Pasiter Kodim 1625 Ngada, Kapten Inf Supriyanto.

Dalam penjelasannya, ia mengatakan modal utama dalam pembangunan adalah adanya sikap saling menghormati tentang perbedaan antar individu.

Modal lain juga sambung dia, yakni adanya rasa saling menghargai sesama manusia, sehingga tercipta keadaan yang aman dan kondusif.

“Semangat dan disiplin diawali oleh kesadaran dari individu masing-masing dan diaplikasikan melalui kehidupan sehari-hari dalam keluarga,” ujar Dandim Suartawan.

Menurut dia, implementasi dari persatuan dan kesatuan diwujudkan melalui sikap saling menghargai dan toleransi atas perbedaan di antara sesama. Sehingga akan tercipta suasana yang harmonis dan kondusif sebagai modal pembangunan.

Sementara itu, Kornelis Goda salah satu tokoh masyarakat yang hadir pada acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya penyuluhan ini.

Menurut Kornelis, isi materi wawasan kebangsaan ini sangat berguna bagi masyarakat. Itu terutama untuk generasi muda, agar semakin menumbuhkan kesadaran akan pembangunan.

Penulis: Patrick Romoe Djawa
Editor: Ardy Abba

Baca Juga: Arsy Lentar, Polisi Peduli yang Bawa Asa Jadi Kenyataan

Kodim 1625 Ngada Ngada TMMD
Previous ArticleMaju Pilkada TTU, Agus Talan Pilih Jalur Independen
Next Article (Puisi) Enu

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.