Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»7 Terduga Pelaku Penganiayaan di Babulu Selatan Sudah Ditahan Polres Belu
HUKUM DAN KEAMANAN

7 Terduga Pelaku Penganiayaan di Babulu Selatan Sudah Ditahan Polres Belu

By Redaksi29 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyiksaan Noviana Baruk (16) yang diduga dilakukan oleh Kades Babulu Selatan Paulus Lau (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Enam terduga pelaku penganiayaan Noviana Baruk (16), di Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka resmi ditahan Polres Belu, Senin (28/10/2019).

Sedangkan, satu di antaranya yakni Kepala Desa Babulu Selatan Paulus Lau baru ditahan Selasa pagi (29/10/2019). Ia berhasil diamankan oleh anggota Polisi di Pos Perbatasan Motamasin, Kobalima saat Kades Paulus pulang dari Negara Timor Leste.

Keenam pelaku yang lebih dahulu diamankan anggota Buser Sat Reskrim Polres Belu dan Polsek Kobalima telah mendekam di sel tahanan Polres Belu.

Sementara Kades Paulus saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Kobalima.

Kapolres Belu AKBP Christian Tobing dikutip dari tribratanews.com, Selasa (29/10/2019), menuturkan ketujuh terduga pelaku diamankan Polisi setelah adanya laporan dari paman kandung korban.

“Dari laporan yang kita terima, ada 7 orang yang melakukan penganiayaan terhadap korban. Setelah dapat laporan, kita lakukan penyelidikan, kita panggil para saksi dan kemudian bergerak cepat memburu para tersangka,” kata Kapolres Tobing.

“Untuk enam orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka sementara satu lagi tersangka yakni Kepala Desa Babulu Selatan yang tadi pagi baru dari Timor Leste, kita sudah amankan dan saat ini sedang diperiksa di Polsek Kobalima,” tambahnya.

Kapolres Tobing menambahkan, kasus tersebut akan ditangani secara serius oleh penyidik Sat Reskrim Polres Belu untuk mengetahui secara pasti motif persekusi yang dilakukan oleh para tersangka terhadap korban.

“Kasus ini sudah ditangani langsung Polres dan pastinya kita akan lakukan pemeriksaan secara intensif, agar secepatnya kita ketahui peran dari masing-masing yang diduga pelaku. Dan juga kira-kira motifnya apa sehingga mereka dengan tega menyiksa korban hanya karena sebuah cincin yang hilang, yang belum tentu diambil oleh korban,” katanya.

Untuk korban sendiri, kata dia, sudah mendapatkan pendampingan dari unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Belu.

Selain karena masih di bawah umur, Polis juga mengantisipasi munculnya trauma setelah mendapatkan penyiksaan di depan umum.

Untuk diketahui, tujuh tersangka yang adalah warga Dusun Beitahu, Desa Babulu Selatan itu antara lain Margareta Hoar, Paulus Lau, Endik Kasa, Bene Bau, Domi Berek, Marsel Ulu dan Melkis Tes.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka Polres Belu Polsek Kobalima
Previous ArticleDitjen KSDAE Gelar Festival Menipo di Kupang
Next Article Pengacara Unika Ruteng Nilai Perbuatan ‘Ishaq Catriko’ Kajahatan Dunia Maya

Related Posts

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.